JAYAPURA — Komando Daerah Militer X (Kodaeral X) TNI Angkatan Laut menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja oleh dua calon penumpang KM Gunung Dempo di Pelabuhan Umum Jayapura, Rabu (29/4/2026). Dua pelaku berinisial PW (25) dan PP (36) diamankan bersama barang bukti saat hendak melakukan perjalanan menuju Serui dan Sorong.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan dua bal ganja seberat sekitar 730 gram, serta sembilan kantong plastik ukuran besar dan empat kantong plastik ukuran kecil dengan total berat sekitar 127 gram. Barang haram tersebut diketahui berasal dari kawasan Kampung Vietnam dan Hamadi Tanjung, Jayapura, dan rencananya akan diedarkan di wilayah Sorong.
Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kewaspadaan prajurit di lapangan dalam menjaga wilayah dari ancaman narkotika,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan di wilayah perairan Papua guna mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum. “Kami akan meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk kejahatan, khususnya peredaran narkotika di wilayah perairan,” kata Sugianto.
Setelah diamankan, kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polda Papua untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut di kawasan timur Indonesia bukan kali pertama terjadi. Wilayah Papua dan sekitarnya kerap menjadi jalur distribusi karena karakteristik geografis yang luas dan akses pengawasan yang menantang. Oleh karena itu, sinergi antara aparat militer dan kepolisian menjadi kunci dalam menekan peredaran narkoba.
Dari sisi dampak, pengungkapan kasus ini dinilai penting dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Penindakan yang konsisten juga diharapkan dapat memutus rantai distribusi dan memberikan efek jera bagi pelaku.
Ke depan, TNI Angkatan Laut akan terus memperkuat patroli dan koordinasi lintas instansi, sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, bahwa TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan laut, tetapi juga berperan aktif dalam penegakan hukum serta perlindungan masyarakat dari ancaman narkotika.
