TMMD ke-128 Kodim Lahat Bangun Jalan Antar Dusun, Dorong Akses Ekonomi Warga

LAHAT — Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat yang difokuskan pada pembangunan jalan penghubung antar dusun di wilayah pedesaan Kabupaten Lahat, Selasa (19/5/2026).

Pembangunan jalan tersebut dilakukan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga desa. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini mulai terbuka dan secara bertahap dapat dimanfaatkan masyarakat.

Komandan Kodim 0405/Lahat Letkol Inf Davis Jihandika Henry mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan penting masyarakat pedesaan karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi warga.

“Kami ingin warga bisa mengangkut hasil pertanian dan perkebunan tanpa kesulitan,” ujar Davis.

Menurut dia, akses jalan yang lebih baik diharapkan mampu mendukung pertumbuhan usaha masyarakat serta mempercepat mobilitas antarwilayah di pedesaan.

Ia menambahkan, keberadaan jalan penghubung juga dinilai mampu menekan biaya distribusi hasil bumi karena petani dan pedagang lebih mudah menjangkau pasar untuk menjual produk mereka.

“Dengan akses jalan yang baik, perkembangan usaha kecil masyarakat juga akan lebih terbantu,” katanya.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat. Warga dan prajurit bahu-membahu mengangkut material hingga melakukan pengerasan jalan di lokasi pembangunan.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Semangat gotong royong disebut menjadi faktor utama percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Program TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah terpencil maupun tertinggal, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik.

Selain memberikan dampak ekonomi, pembangunan jalan penghubung antar dusun juga diharapkan memperkuat hubungan sosial masyarakat karena mobilitas warga menjadi lebih mudah dan interaksi antardesa meningkat.

Masyarakat setempat berharap pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi desa dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *