MIMIKA — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1710/Mimika bersama warga Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif melalui penanaman jagung dan tanaman hortikultura guna mendukung ketahanan pangan nasional, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Satgas TMMD di wilayah pedesaan dan pesisir Mimika.
Selain jagung, Satgas TMMD bersama warga juga menanam cabai, kacang tanah, dan sejumlah tanaman hortikultura lainnya untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis TNI bersama pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum tergarap agar mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Komandan Kompi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika Kapten Kav Bambang Rudianto mengatakan kegiatan ketahanan pangan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat terus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk bercocok tanam sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Bambang.
Menurut dia, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti infrastruktur desa, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi produktif.
Pemanfaatan lahan tidur dinilai penting karena dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi warga melalui hasil panen yang bernilai ekonomi.
Keberadaan tanaman hortikultura seperti cabai dan kacang tanah juga diharapkan mampu memberikan variasi hasil pertanian sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas.
Program ketahanan pangan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Kampung Keakwa. Masyarakat menilai pemanfaatan lahan kosong bersama Satgas TMMD dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan ekonomi warga desa.
Selain meningkatkan produksi pangan lokal, kegiatan gotong royong antara personel TNI dan masyarakat juga dinilai memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di wilayah tersebut.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat desa.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan potensi lahan yang ada sehingga ketahanan pangan dan kesejahteraan warga dapat terus meningkat.
