RTLH TMMD Jeneponto Capai 85 Persen, Satgas Kebutan Pengerjaan hingga Malam Hari

JENEPONTO — Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) milik Daeng Tompo di Dusun Bonto Te’ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, yang menjadi bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 Kodim 1425/Jeneponto, kini memasuki tahap akhir pengerjaan dengan progres mencapai 85 persen hingga Selasa (19/5/2026).

Bagian rumah yang sebelumnya masih berupa rangka kini mulai terbentuk menjadi hunian layak. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus mempercepat pengerjaan agar pembangunan dapat segera selesai sesuai target waktu yang ditetapkan.

Di lokasi pembangunan, suasana gotong royong masih terlihat berlangsung. Warga dan personel Satgas saling membantu menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pemasangan bagian rumah hingga penyempurnaan struktur bangunan.

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan progres pembangunan RTLH menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan terus bergerak menuju tahap penyelesaian.

“Alhamdulillah dua sasaran RTLH milik Bapak Akbar dan Bapak Mu’is telah selesai 100 persen dan siap digunakan oleh penerima manfaat,” ujar Abdul Muthalib Tallasa.

Menurut dia, tiga unit RTLH lainnya yang masih dalam proses pengerjaan saat ini terus dipercepat agar seluruh sasaran fisik program TMMD dapat rampung tepat waktu.

“Insya Allah tiga RTLH yang belum rampung kita usahakan besok sudah selesai 100 persen. Untuk itu, malam ini kita kerja malam lagi,” katanya.

Program RTLH menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam pelaksanaan TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto. Pembangunan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang lebih aman dan layak ditempati.

Selain memperbaiki kualitas tempat tinggal warga, program tersebut juga dinilai memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.

Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan dasar masyarakat desa.

Dansatgas berharap seluruh pembangunan RTLH yang dikerjakan melalui TMMD dapat menghadirkan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.

“Harapan kami, rumah yang dibangun ini benar-benar bisa memberikan kehidupan yang lebih baik dan nyaman bagi warga penerima manfaat,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *