Pertamina Jelaskan Alasan Sejumlah SPBU di Jakarta Tak Lagi Jual Pertalite

JAKARTA, 7 Mei 2026 — PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan alasan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Jakarta Selatan, termasuk Radio Dalam dan Antasari, tidak lagi menjual bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite sejak 1 Mei 2026. Kebijakan tersebut dilakukan karena SPBU terkait beralih menjadi SPBU Signature yang tidak melayani penjualan BBM bersubsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, mengatakan perubahan status dilakukan melalui program peningkatan layanan SPBU. “SPBU tersebut beralih mengajukan program peningkatan status untuk menjadi SPBU Signature. SPBU Signature memang tidak menjual BBM subsidi,” ujarnya kepada detikcom, Kamis (7/5/2026).

Menurut Roberth, konsep SPBU Signature lebih menitikberatkan pada peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan dibanding SPBU reguler yang masih menyalurkan BBM subsidi pemerintah. Salah satu contoh SPBU dengan konsep tersebut adalah SPBU Signature Pondok Indah di Jakarta Selatan.

Meski demikian, Pertamina memastikan distribusi Pertalite tetap tersedia di SPBU lain sebagai bagian dari penugasan pemerintah atau Public Service Obligation (PSO). “Pertamina tetap berkomitmen melayani Pertalite untuk masyarakat sebagai penugasan pemerintah,” kata Roberth.

Berdasarkan data Pertamina, terdapat 13 SPBU Signature yang tidak lagi menjual Pertalite, tersebar di wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor. Beberapa di antaranya berada di kawasan Slipi, Fatmawati, Antasari, Pasar Minggu, hingga Ahmad Yani Jakarta Timur.

Program SPBU Signature merupakan bagian dari transformasi layanan Pertamina di sektor ritel energi. SPBU dengan kategori ini umumnya menyediakan fasilitas tambahan seperti area istirahat yang lebih modern, layanan digital, hingga pilihan BBM nonsubsidi yang lebih lengkap.

Dari sisi dampak, perubahan status SPBU memunculkan perhatian masyarakat pengguna Pertalite, khususnya di wilayah perkotaan yang selama ini mengandalkan akses BBM subsidi di lokasi tertentu. Namun Pertamina menegaskan pasokan Pertalite tetap tersedia di jaringan SPBU lain sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM subsidi.

Ke depan, Pertamina menyatakan akan terus melakukan pengembangan layanan SPBU sesuai kebutuhan pasar, sambil tetap menjalankan mandat distribusi BBM subsidi dari pemerintah guna menjaga akses energi bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *