Beredar Hoaks Indonesia Pimpin ASEAN Rebut Laut Cina Selatan, Ini Faktanya

JAKARTA, 8 Mei 2026 — Informasi yang beredar di media sosial mengenai klaim Indonesia memimpin negara-negara ASEAN untuk merebut Laut Cina Selatan dipastikan tidak benar atau hoaks. Narasi tersebut muncul melalui unggahan video dengan judul provokatif yang tidak sesuai dengan isi sebenarnya.

Berdasarkan penelusuran Turn Back Hoax, video yang beredar sebenarnya membahas pernyataan Menteri Luar Negeri RI Sugiono terkait dorongan Indonesia agar penyusunan Pedoman Tata Perilaku atau Code of Conduct (CoC) Laut Cina Selatan segera diselesaikan.

Dalam pernyataannya, Sugiono meminta proses penyusunan kode etik Laut Cina Selatan tidak berlarut-larut guna menghindari potensi konflik dan menjaga stabilitas kawasan. Tidak terdapat pernyataan mengenai Indonesia memimpin negara ASEAN untuk merebut wilayah Laut Cina Selatan.

Informasi serupa juga diberitakan ANTARA News yang menjelaskan fokus Indonesia adalah mendorong penyelesaian Code of Conduct antara ASEAN dan China sebagai langkah diplomasi menjaga keamanan kawasan.

Laut Cina Selatan selama ini menjadi kawasan strategis yang memiliki sengketa klaim wilayah antara beberapa negara. ASEAN bersama China tengah menyusun Code of Conduct sebagai pedoman perilaku untuk mencegah eskalasi ketegangan dan menjaga stabilitas maritim di kawasan Indo-Pasifik.

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati terhadap informasi provokatif di media sosial, terutama yang menggunakan judul sensasional yang tidak sesuai dengan isi konten. Pemeriksaan fakta melalui sumber resmi dan media kredibel dinilai penting untuk mencegah penyebaran disinformasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *