TANA TIDUNG, 8 Mei 2026 — Personel Kodim 0914/Tana Tidung bersama prajurit Yon TP 922/Upun Taka dan warga Desa Buong Baru terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung. Penggalian pondasi serta pelangsiran material dilakukan secara gotong royong guna mengejar target penyelesaian infrastruktur yang diharapkan memperlancar akses transportasi masyarakat setempat.
Pekerjaan yang dimulai sejak pagi hari difokuskan pada penggalian titik penyangga jembatan dan pemindahan material seperti batu belah, besi rangka, semen, serta perlengkapan konstruksi lainnya menuju lokasi pembangunan di seberang sungai. Material dipindahkan secara bertahap agar kebutuhan di lapangan tetap terpenuhi sehingga pengerjaan tidak terhambat.
Komandan Kodim 0914/Tana Tidung Letnan Kolonel Arm Raden Florensius Ferdian Richarda mengatakan keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
“Ini bentuk kepedulian kami dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan. Kami juga mengapresiasi semangat warga yang ikut terlibat langsung di lapangan,” ujar Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Richarda.
Ia menambahkan, kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan.
“Pekerjaan ini tidak hanya dilakukan oleh TNI, tetapi juga melibatkan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, proses di lapangan bisa berjalan lebih cepat,” katanya.
Di tengah medan pekerjaan yang cukup berat, warga Desa Buong Baru terlihat bahu-membahu bersama personel TNI mengangkut material menuju titik pembangunan. Semangat gotong royong tersebut dinilai menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan desa.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda memiliki fungsi strategis sebagai penghubung akses antarwilayah di Kecamatan Betayau. Selama ini, mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan logistik masih menghadapi keterbatasan akses, terutama saat kondisi cuaca kurang mendukung. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan memperlancar aktivitas ekonomi warga desa.
Dari sisi sosial dan ekonomi, pembangunan infrastruktur desa dinilai dapat membuka konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat pedalaman, termasuk mempercepat distribusi hasil kebun, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembangunan juga memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas publik yang dibangun bersama.
Kodim 0914/Tana Tidung berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat rampung sesuai target sehingga segera dimanfaatkan masyarakat Desa Buong Baru dan wilayah sekitarnya untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan warga.
