TMMD Sleman Genjot Pembangunan Infrastruktur Desa, Gotong Royong TNI dan Warga Menguat di Tengah Terik

SLEMAN, 27 April 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0732 Sleman terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur di Kalurahan Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Sleman. Meski di tengah cuaca panas, anggota Satgas bersama masyarakat tetap bekerja membangun talud jalan, gorong-gorong, dan rumah tidak layak huni (RTLH) secara gotong royong.

Sejak pagi hari, personel TNI dan warga turun langsung ke lokasi untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik, termasuk pembangunan talud sepanjang 1.040 meter. Aktivitas ini menjadi bagian dari sasaran utama TMMD dalam meningkatkan akses infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Komandan Kodim 0732/Sleman, Reindi Trisetyo Nugroho, sebelumnya menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan masyarakat setempat, mulai dari pengerjaan talud untuk penguatan jalan desa, pembangunan gorong-gorong guna memperlancar drainase, hingga perbaikan rumah warga yang tidak layak huni.

Secara historis, TMMD merupakan program terpadu lintas sektor yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah tertinggal dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dengan fokus pada infrastruktur, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Dari sisi dampak, pembangunan talud dan gorong-gorong diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan mengurangi risiko kerusakan jalan akibat erosi maupun genangan air. Sementara pembangunan RTLH berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup warga penerima manfaat.

Selain manfaat fisik, interaksi antara prajurit dan masyarakat dalam proses pembangunan juga memperkuat hubungan sosial dan nilai gotong royong. Hal ini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.

Ke depan, Kodim 0732/Sleman menyatakan akan terus menyelesaikan seluruh target pembangunan TMMD sesuai jadwal, serta melakukan evaluasi untuk memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *