Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Panen Tomat Bersama Warga Malaka, Dorong Ketahanan Pangan Perbatasan

MALAKA, 27 April 2026 — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melaksanakan panen tomat bersama masyarakat di Pos Haslot, Dusun Mahkota Biru, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari program ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara personel Satgas dan warga setempat yang telah dilakukan sejak tahap pengolahan lahan hingga perawatan tanaman. Kehadiran Satgas tidak hanya difokuskan pada pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.

Komandan Pos Haslot, Anang Yuliawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Kegiatan ketahanan pangan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan panen tomat tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu meningkatkan produktivitas lahan di wilayah perbatasan yang sebelumnya kurang optimal.

Secara historis, wilayah perbatasan Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur, menghadapi tantangan dalam hal akses ekonomi dan ketersediaan pangan. Program ketahanan pangan yang melibatkan aparat TNI menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Dari sisi dampak, kegiatan ini dinilai mampu memberikan tambahan sumber pendapatan bagi warga serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Selain itu, keterlibatan Satgas juga mempercepat transfer pengetahuan terkait teknik budidaya pertanian yang lebih efektif.

Program ini juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Kehadiran aparat di tengah warga dinilai tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan di daerah perbatasan.

Ke depan, Satgas Yonarmed 12 Kostrad berencana melanjutkan program serupa dengan pengembangan komoditas pertanian lain serta pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat, guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *