MALAKA, 22 Juni 2026 — Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Auren melaksanakan kegiatan pembinaan pendidikan dengan memberikan materi nilai-nilai Pancasila serta membagikan buku bacaan kepada siswa SDI Auren di Desa Lalebun, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan meningkatkan minat baca anak-anak di wilayah perbatasan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Auren memberikan pembelajaran mengenai nilai-nilai dasar Pancasila yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya gotong royong, sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai bagian dari identitas kebangsaan.
Komandan Pos Auren Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letda Arm Hafidz, mengatakan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak baik, serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” ujar Letda Arm Hafidz.
Selain memberikan materi kebangsaan, personel Satgas juga menyerahkan sejumlah buku bacaan kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi dan kualitas pendidikan. Buku-buku tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan serta menumbuhkan budaya membaca di kalangan pelajar.
“Kami berharap bantuan buku ini dapat menambah semangat belajar anak-anak dan menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan mereka. Pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Antusiasme terlihat saat para siswa mengikuti sesi pembelajaran interaktif yang disampaikan personel Satgas. Para guru juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada dunia pendidikan di wilayah perbatasan.
Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kawasan perbatasan memiliki peran penting dalam memperkuat identitas nasional dan membangun kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, berbagai program pembinaan yang dilakukan TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak usia dini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat. Nilai-nilai seperti persatuan, toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air dinilai penting untuk membentuk generasi yang mampu menjaga keberagaman sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Dari sisi pendidikan, dukungan terhadap peningkatan literasi juga sejalan dengan berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Akses terhadap bahan bacaan yang memadai diharapkan dapat mendorong kemampuan belajar siswa, meningkatkan kreativitas, serta memperluas wawasan mereka sejak dini.
Ke depan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad akan terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pendidikan di wilayah perbatasan sebagai bagian dari pembinaan teritorial. Melalui sinergi dengan sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat, program tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat dalam menjaga masa depan Indonesia.
