Yonarmed 12 Kostrad Gelar Pelayanan Kesehatan Keliling, Perkuat Akses Layanan Warga Perbatasan RI-RDTL

BELU, 22 Juni 2026 — Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Asulait melaksanakan pelayanan kesehatan keliling bagi masyarakat Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit TNI dengan warga di wilayah perbatasan.

Pelayanan kesehatan diberikan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga dan titik-titik pemukiman masyarakat. Tim kesehatan Pos Asulait memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, edukasi kesehatan, serta pemberian obat sesuai dengan kondisi dan keluhan yang dialami warga.

Komandan Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Serma Siswanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang dijalankan personel TNI di wilayah perbatasan negara.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi dan kemanunggalan antara prajurit TNI dengan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Serma Siswanto.

Menurutnya, keterbatasan akses layanan kesehatan yang masih dihadapi sebagian masyarakat perbatasan menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya program pelayanan kesehatan keliling. Kehadiran personel kesehatan Satgas diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh layanan dasar secara cepat dan mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga, termasuk di bidang kesehatan. Dengan pelayanan langsung seperti ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan awal secara lebih cepat,” katanya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sarabau. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan serta berkonsultasi mengenai berbagai keluhan medis yang mereka alami. Kehadiran tim kesehatan Satgas dinilai sangat membantu, terutama bagi kelompok lanjut usia, anak-anak, dan warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Pelayanan kesehatan keliling merupakan salah satu program pembinaan teritorial yang secara rutin dilakukan Satgas Pamtas di berbagai wilayah perbatasan Indonesia. Selain menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, personel TNI juga berperan dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan melalui kegiatan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.

Wilayah perbatasan memiliki karakteristik geografis yang menantang, sehingga akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan sering kali membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu, sinergi antara aparat negara dan masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga yang tinggal di kawasan perbatasan.

Dari sisi manfaat, program pelayanan kesehatan keliling tidak hanya membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan pencegahan penyakit sejak dini. Program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperluas pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah terluar dan terdepan.

Ke depan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad akan terus melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, termasuk pelayanan kesehatan, edukasi masyarakat, serta program sosial lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kesejahteraan masyarakat perbatasan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan pembangunan wilayah perbatasan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *