TNI AL Laksanakan Fogging di Sorong, Antisipasi Penyebaran DBD dan Malaria

SORONG — TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah TNI AL XIV (Kodaeral XIV) Sorong melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di Komplek Perumahan TNI AL Wiratno, Jalan Jenderal Sudirman, Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (11/4/2026), guna mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria di lingkungan prajurit dan masyarakat.

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Kodaeral XIV ini diawali dengan imbauan kepada seluruh penghuni untuk mengamankan anggota keluarga, makanan, serta hewan peliharaan sebelum pelaksanaan fogging. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses pengasapan berlangsung.

Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan. “Kami mengimbau seluruh prajurit dan warga agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan serta melaksanakan program 3M, yaitu menguras, mengubur, dan menutup tempat penampungan air,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan fogging merupakan bagian dari program kerja Dinas Kesehatan Kodaeral XIV dalam memberantas nyamuk sebagai vektor penyakit. Upaya ini diharapkan mampu melindungi prajurit dan keluarga dari ancaman penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh prajurit dan keluarga besar terhindar dari ancaman DBD dan malaria sehingga dapat beraktivitas dengan aman,” kata Djatmoko.

Secara nasional, penyakit DBD dan malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah tropis seperti Papua Barat Daya yang memiliki kondisi lingkungan mendukung perkembangbiakan nyamuk. Pemerintah selama ini mendorong pendekatan preventif melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Dari sisi dampak, kegiatan fogging dinilai mampu menekan populasi nyamuk dewasa dalam jangka pendek, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Namun, efektivitas jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi penerapan pola hidup bersih dan sehat oleh masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Kodaeral XIV Sorong akan terus melaksanakan program pencegahan secara berkala, termasuk edukasi kesehatan dan pemantauan lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan hunian yang sehat serta menekan risiko wabah penyakit di wilayah Sorong dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *