Gresik — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas dukungan terhadap program ketahanan pangan saat kunjungan kerja di Kota Bengkulu, awal Mei 2026. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan dalam rangka percepatan pelaksanaan program strategis nasional di sektor pangan yang melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat TNI.
Dalam pernyataannya, Zulkifli Hasan menegaskan peran TNI sangat penting dalam mendukung penyediaan lahan dan percepatan program di lapangan.
“Terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan, termasuk penyediaan lahan. Kita berharap percepatan ini dapat berjalan optimal,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan gangguan rantai pasok.
“Kita harus bergerak bersama, tidak bisa sendiri-sendiri, agar program pangan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk memastikan implementasi program pangan berjalan efektif di daerah. Sebelumnya, pemerintah juga mendorong berbagai inisiatif seperti rembuk tani dan optimalisasi lahan untuk meningkatkan produksi serta kesejahteraan petani.
Secara historis, keterlibatan TNI dalam program ketahanan pangan bukan hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, TNI aktif dalam pendampingan petani, pembukaan lahan baru, hingga distribusi logistik pangan di wilayah terpencil. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat realisasi program sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dari sisi dampak, sinergi antara pemerintah dan TNI berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat pemanfaatan lahan tidur, serta memperluas akses petani terhadap infrastruktur pendukung. Hal ini diharapkan berkontribusi pada stabilitas harga pangan dan ketersediaan pasokan di masyarakat.
Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan TNI dan pemerintah daerah, guna memastikan percepatan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Evaluasi dan pendampingan di lapangan juga akan ditingkatkan agar target swasembada pangan dapat tercapai sesuai rencana.
