TNI Renovasi PAUD di Perbatasan RI–Timor Leste, Tingkatkan Fasilitas Belajar Anak Usia Dini

TTU — Personel Makosatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melakukan renovasi dan pembenahan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Flamboyan Satab di Desa Satab, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan semangat belajar anak-anak di wilayah perbatasan yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana pendidikan.

Renovasi dilakukan atas inisiatif personel Kompi Markas (Kima) Makosatgas setelah melihat kondisi fasilitas PAUD yang dinilai kurang memadai, baik dari segi ruang belajar maupun sarana bermain. Perbaikan meliputi pengecatan ulang bangunan, penataan ruang, serta pembenahan fasilitas bermain anak.

“Kami melihat kondisi sarana belajar yang ada masih terbatas, sehingga kami berinisiatif untuk melakukan perbaikan agar anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi kegiatan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan aman bagi anak-anak usia dini. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal dan meningkatkan motivasi anak untuk bersekolah.

Program pembenahan fasilitas pendidikan di wilayah perbatasan menjadi bagian dari tugas teritorial TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Selama ini, akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak di wilayah perbatasan masih menjadi tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan sarana pendukung.

Dari sisi dampak, perbaikan fasilitas PAUD diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong partisipasi pendidikan anak usia dini di masyarakat setempat. Lingkungan belajar yang lebih layak dinilai berpengaruh terhadap perkembangan kognitif dan sosial anak.

Ke depan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad berencana terus melaksanakan kegiatan serupa di wilayah lain yang membutuhkan, sebagai bagian dari upaya mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan di kawasan perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *