JAKARTA – Upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional terus menunjukkan langkah konkret. Pertamina Patra Niaga memastikan kedatangan kapal tanker MT Gamkonora yang mengangkut sekitar 450.000 barel minyak mentah dari Aljazair untuk mendukung kebutuhan energi nasional dan menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat.
Kedatangan minyak mentah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dan Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi di tengah dinamika geopolitik global dan fluktuasi pasar energi internasional. Pasokan tambahan ini akan mendukung operasional kilang nasional sehingga kebutuhan BBM bagi masyarakat, sektor industri, transportasi, dan aktivitas ekonomi dapat terus terpenuhi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen menjaga keandalan rantai pasok energi nasional melalui pengelolaan logistik yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kapal tanker MT Gamkonora diketahui berangkat dari Arzew, Aljazair, pada 14 Mei 2026 dan dijadwalkan segera tiba di Cilacap, Jawa Tengah. Sepanjang perjalanan, operasional kapal dipantau secara ketat guna memastikan keamanan muatan, keselamatan pelayaran, serta ketepatan waktu pengiriman.
Untuk mendukung kelancaran proses penerimaan minyak mentah tersebut, Pertamina juga telah melakukan berbagai persiapan bersama pengelola terminal, otoritas pelabuhan, dan instansi terkait. Langkah ini dilakukan agar proses bongkar muat dan distribusi menuju kilang dapat berjalan cepat dan efisien.
Kedatangan pasokan minyak mentah dalam jumlah besar ini sekaligus menunjukkan kesiapan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor energi sebagai salah satu fondasi utama pembangunan ekonomi nasional.
Langkah ini juga sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi, meningkatkan produksi dalam negeri, mempercepat hilirisasi industri energi, serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses energi yang aman dan terjangkau.
Di tengah tantangan global yang masih berlangsung, keberhasilan menjaga pasokan energi menjadi faktor penting dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional, menjaga aktivitas industri, serta memberikan kepastian bagi masyarakat. Kehadiran tambahan 450.000 barel minyak mentah ini menjadi bukti bahwa pemerintah dan Pertamina terus bekerja menjaga keamanan pasokan energi demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
