Sleman – Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kalurahan Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman. Personel Satgas TMMD dari Kodim 0732/Sleman bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pembangunan talud sepanjang 1.040 meter dengan tinggi satu meter, Selasa (5/5/2026).
Meski dihadapkan pada medan yang cukup sulit serta kondisi cuaca yang tidak menentu—bergantian antara hujan dan panas—pekerjaan tetap berjalan dengan semangat gotong royong. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur desa.
Sejumlah personel Satgas TMMD di lapangan menyatakan bahwa keterlibatan aktif masyarakat mempercepat proses pengerjaan. “Dengan gotong royong antara TNI dan warga, pekerjaan bisa dikebut dan hasilnya mulai terlihat memuaskan,” ujar salah satu anggota Satgas.
Warga setempat juga menyambut baik program tersebut karena memberikan dampak langsung terhadap lingkungan mereka. “Kami senang bisa ikut terlibat. Selain mempercepat pembangunan, hubungan kami dengan TNI juga semakin dekat,” kata salah satu warga Sendangrejo.
Program TMMD sendiri merupakan agenda rutin TNI yang telah berjalan selama puluhan tahun, dengan fokus membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, terutama infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan talud. Selain pembangunan fisik, TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembangunan talud di Sendangrejo diharapkan mampu meningkatkan ketahanan lingkungan, terutama dalam mencegah longsor dan menjaga stabilitas tanah di wilayah tersebut. Di sisi lain, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan akses dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ke depan, Satgas TMMD bersama pemerintah daerah menargetkan penyelesaian proyek sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sekaligus memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
