Mensos Tegaskan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Sesuai ProsedurJakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pengadaan sepatu untuk program sekolah rakyat dengan pagu anggaran hingga Rp700 ribu telah melalui prosedur yang sesuai dengan mekanisme pemerintah. Pernyataan tersebut disampaikan di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Selasa (5/5/2026), merespons sorotan publik terkait besaran anggaran tersebut.
Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa nilai Rp700 ribu merupakan batas maksimal anggaran (pagu), bukan harga pembelian final. “Dalam pengadaan sepatu ini untuk siswa sekolah rakyat tentu melalui prosedur yang telah ditetapkan, mekanisme pengadaan. Penanggung jawabnya adalah tentu PPK atau pokja,” ujarnya.
Ia memaparkan, berdasarkan data pengadaan tahun 2025, realisasi harga sepatu selalu berada di bawah pagu yang telah ditetapkan. Terdapat tujuh jenis pengadaan sepatu dengan rentang pagu Rp500 ribu hingga Rp700 ribu, tergantung spesifikasi, seperti sepatu harian hingga model PDL. “Pemenangnya itu biasanya lebih murah dari pagu yang ada. Ya lebih murah dari pagu yang ada,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, penetapan pagu dilakukan melalui proses survei pasar dan konsultasi sebelum ditetapkan secara resmi. Hal ini bertujuan memastikan harga yang ditentukan sesuai standar kebutuhan dan kualitas. “Pagunya telah ditetapkan setelah melalui survei dan kemudian dikonsultasikan, setelah itu ditetapkan sebagai pagu,” ujarnya.
Gus Ipul juga menegaskan komitmen transparansi dalam proses pengadaan di Kemensos. Ia menyatakan tidak akan menoleransi penyimpangan dan siap melaporkan jika ditemukan pelanggaran. “Jika ada bukti, kami menjadi pihak pertama yang akan melaporkan ke aparat penegak hukum,” tegasnya.
Isu ini mencuat setelah beredarnya foto dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memberikan sepatu kepada siswa sekolah rakyat. Sepatu dalam foto tersebut dibandingkan dengan anggaran Rp700 ribu, meskipun harganya disebut lebih rendah di pasaran. Gus Ipul menegaskan sepatu dalam foto tersebut bukan bagian dari pengadaan Kemensos. “Itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur, bukan pengadaan dari Kemensos,” jelasnya.
Program sekolah rakyat sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan dasar siswa. Dalam praktik sebelumnya, pengadaan barang untuk program sosial pemerintah sering menggunakan sistem pagu anggaran untuk menjaga fleksibilitas sekaligus efisiensi belanja negara.
Dari sisi dampak, transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. Efisiensi realisasi anggaran di bawah pagu juga berpotensi mengoptimalkan penggunaan dana sosial bagi lebih banyak penerima manfaat.
Ke depan, Kemensos menyatakan akan terus memperkuat pengawasan internal dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai aturan serta bebas dari praktik penyimpangan.
