Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Bantu Petani Tanam Padi, Perkuat Sinergi TNI dan Warga di Perbatasan

Kupang – Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Barat dari Yonarhanud 2 Kostrad turun langsung membantu warga menanam padi di Desa Natemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan sekaligus memperkuat sinergi dengan petani setempat.

Kehadiran prajurit di tengah musim tanam dinilai sangat membantu warga yang mengalami keterbatasan tenaga kerja. Anggota Satgas turut terlibat dalam proses penanaman bibit padi secara manual bersama para petani di sawah. “Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya saat musim tanam seperti ini,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi.

Selain membantu pekerjaan fisik, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial antara TNI dan warga. Prajurit berdialog langsung dengan para petani untuk memberikan motivasi sekaligus mendengar kendala yang dihadapi dalam mengelola lahan pertanian. “Kehadiran TNI memberi semangat bagi kami. Pekerjaan jadi lebih cepat selesai,” kata salah satu petani setempat.

Program pendampingan masyarakat di wilayah perbatasan merupakan bagian dari tugas Satgas Pamtas yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Selama ini, TNI aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi warga.

Dari sisi dampak, keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan. Selain itu, hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat turut menciptakan stabilitas sosial yang mendukung pembangunan daerah.

Ke depan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk pendampingan pertanian dan program pemberdayaan lainnya guna meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *