TNI Bersihkan Rumah Warga Pascabanjir di Pidie Jaya, Percepat Pemulihan Aktivitas Masyarakat

PIDIE JAYA — Personel TNI dari Koramil 28/Meurah Dua Kodim 0102/Pidie bersama Batalyon Armed 17/RC melaksanakan karya bakti membersihkan rumah warga terdampak banjir di Desa Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (14/4/2026), guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Kegiatan dipimpin oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koptu Mantong Bunga yang bersama personel TNI turun langsung membersihkan lumpur dan sisa material banjir di rumah serta lingkungan warga. Aksi ini dilakukan setelah banjir sebelumnya merendam kawasan tersebut dan menghambat aktivitas masyarakat.

“Kami membantu membersihkan rumah warga agar bisa segera ditempati kembali, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Mantong di sela kegiatan.

Selain membersihkan bagian dalam rumah, personel TNI juga membersihkan halaman dan akses lingkungan warga yang terdampak lumpur tebal. Kegiatan ini merupakan bagian dari respons cepat TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana alam.

Secara umum, keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas operasi militer selain perang (OMSP), termasuk membantu pemerintah daerah dalam proses tanggap darurat dan pemulihan. Di Aceh, banjir musiman kerap terjadi akibat curah hujan tinggi, sehingga membutuhkan sinergi berbagai pihak dalam penanganannya.

Warga Desa Seunong menyambut baik bantuan tersebut dan menilai kehadiran TNI sangat membantu mempercepat proses pembersihan. Kepala desa setempat juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aparat dalam membantu masyarakat.

Dari sisi dampak, kegiatan karya bakti ini membantu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga, memungkinkan masyarakat kembali beraktivitas normal lebih cepat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat pascabencana.

Ke depan, TNI bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan dan membantu pemulihan wilayah terdampak, termasuk memastikan lingkungan kembali layak huni serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *