YOGYAKARTA — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 Kodim 0734/Kota Yogyakarta resmi ditutup melalui upacara di halaman Balaikota Yogyakarta, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Arif Setiyono, selaku inspektur upacara.
Acara penutupan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat dengan total sekitar 200 peserta.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang dibacakan inspektur upacara, disampaikan bahwa TMMD menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa memiliki makna penting bahwa pembangunan desa menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian amanat tersebut.
Pelaksanaan TMMD berlangsung selama 30 hari sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan sasaran kegiatan di wilayah Kemantren Tegalrejo, Kota Yogyakarta.
Berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan 100 persen, di antaranya:
- pembangunan talud permanen
- rehabilitasi satu unit gedung TK
- rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan sejumlah kegiatan nonfisik seperti:
- penyuluhan rekrutmen prajurit TNI
- penyuluhan kamtibmas
- edukasi kesehatan dan pencegahan stunting
- penyuluhan perencanaan serta kebijakan anggaran
Program tersebut didukung pendanaan dari APBD Provinsi DIY, APBD Kota Yogyakarta, dan Badan Amil Zakat Nasional Kota Yogyakarta.
Dalam rangkaian penutupan, turut dilakukan penandatanganan naskah serah terima proyek, penandatanganan prasasti, dan pemukulan bende sebagai simbol resmi berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026.
Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Arif Setiyono, berharap seluruh hasil pembangunan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dirawat dan bermanfaat, juga sinergitas TNI-Polri dan masyarakat terus terjalin kuat demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kota Yogyakarta,” ujarnya.
