SLEMAN – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0732/Sleman di Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Rabu (29/4/2026). Kegiatan pembangunan infrastruktur desa tersebut difokuskan pada pengerjaan talud sebagai penopang utama badan jalan.
Di lokasi kegiatan, personel Satuan Tugas TMMD bersama masyarakat terlihat bekerja secara gotong royong dengan penuh ketelitian dalam menyusun struktur talud yang menjadi bagian vital dari pembangunan jalan desa. Talud tersebut berfungsi sebagai penahan tanah agar tidak terjadi longsor serta menjaga kestabilan konstruksi jalan.
“Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur. Batu disusun rapi dan diperkuat dengan campuran semen agar menghasilkan struktur yang kokoh dan tahan lama,” demikian keterangan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Pembangunan talud dilakukan dengan metode konstruksi sederhana namun memperhatikan aspek ketahanan struktur, mengingat fungsi utamanya sebagai penopang jalan yang akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang, termasuk saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Selain aspek teknis pembangunan, kegiatan TMMD ini juga memperlihatkan kuatnya interaksi sosial antara TNI dan warga. Tidak ada sekat dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, di mana seluruh pihak terlibat aktif saling membantu dalam setiap tahapan pembangunan.
Program TMMD sendiri merupakan kegiatan terpadu TNI bersama pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat negara dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akses transportasi warga semakin baik, risiko bencana seperti longsor dapat diminimalkan, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar. TMMD juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong yang menjadi karakter sosial masyarakat Indonesia.
