SAROLANGUN, 10 Mei 2026 — Program TNI Angkatan Darat melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0420/Sarko tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu di Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong memperbaiki rumah-rumah warga, mulai dari pemasangan atap hingga pembenahan struktur bangunan agar lebih aman dan layak ditempati.
Komandan Satuan Tugas TMMD ke-128 Kodim 0420/Sarko, Yakhya Wisnu Arianto, mengatakan pembangunan RTLH menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan TMMD tahun ini, selain pembangunan jalan desa, sumur bor, dan renovasi rumah ibadah.
“Melalui program TMMD ini, kami berharap rumah warga Desa Seko Besar yang mendapat program pembangunan RTLH sebanyak lima rumah menjadi lebih layak huni dan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya,” ujar Yakhya Wisnu Arianto, Sabtu (9/5/2026).
Menurut dia, proses pemasangan atap menjadi tahap penting dalam pembangunan rumah karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan penghuni, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem di wilayah pedesaan.
Program TMMD ke-128 di Desa Seko Besar juga mencakup pembangunan jalan sepanjang 4,7 kilometer yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Selain itu, pembangunan sumur bor dilakukan untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat yang selama ini masih terbatas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat di daerah terpencil.
Program RTLH dalam TMMD juga disebut sejalan dengan program gentengisasi yang menjadi salah satu perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat dinilai memberikan dampak sosial yang signifikan, tidak hanya dalam percepatan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong dan kedekatan antara aparat dengan warga desa.
Bagi masyarakat Desa Seko Besar, pembangunan rumah layak huni menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga, terutama bagi warga yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah dengan kondisi terbatas dan kurang aman.
Kodim 0420/Sarko menyatakan pengerjaan seluruh sasaran fisik TMMD akan terus dipercepat agar selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan sebelum penutupan program TMMD ke-128.
