ACEH BARAT DAYA, 10 Mei 2026 — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0110/Abdya mengajak masyarakat Gampong Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan desa.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyuluhan pertanian yang digelar di Balai Pertemuan Tani Gampong Gunong Cut, Sabtu (9/5/2026), sebagai bagian dari program nonfisik TMMD ke-128.
Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya, Rana Mega Al-Amin, melalui Perwira Seksi Teritorial Kodim 0110/Abdya, Faryanda, mengatakan pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi kompos merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi lingkungan maupun produktivitas pertanian masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat agar sampah organik rumah tangga tidak lagi dibuang begitu saja, tetapi dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman,” ujar Kapten Inf Faryanda.
Menurut dia, penggunaan pupuk kompos dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menekan ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang selama ini menjadi kebutuhan utama sektor pertanian.
Ia menambahkan, pupuk kompos juga dinilai mampu meningkatkan kesuburan tanah secara alami sehingga dapat mendukung keberlanjutan produksi pertanian masyarakat desa.
Penyuluhan tersebut diikuti petani, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Dalam kegiatan itu, peserta diberikan pemahaman mengenai teknik dasar pengolahan kompos dari bahan sederhana seperti sisa sayuran, daun kering, dan limbah organik rumah tangga lainnya.
Program nonfisik TMMD menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan desa, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.
TMMD sendiri merupakan program terpadu antara Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, termasuk mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Kodim 0110/Abdya menyatakan kegiatan edukasi pertanian dan lingkungan seperti ini akan terus diperkuat agar masyarakat memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari maupun aktivitas pertanian desa.
