POLMAN – Proses percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda (jembatan gantung) di Dusun Bulu Bawang, Kabupaten Polewali Mandar, terus dikebut oleh personel TNI bersama masyarakat hingga malam hari, Selasa (28/4/2026). Pekerjaan dilakukan secara gotong royong di bawah penerangan lampu seadanya untuk memastikan progres pembangunan tetap berjalan sesuai target.
Pembangunan jembatan yang menjadi akses penghubung utama warga tersebut tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga dilanjutkan hingga malam guna mempercepat penyelesaian. Pada tahap ini, fokus pekerjaan berada pada pemasangan papan lantai jembatan yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah, mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi. Menurutnya, pemasangan papan lantai harus dilakukan secara presisi agar jembatan aman digunakan oleh masyarakat.
“Pemasangan papan lantai ini harus dilakukan dengan teliti agar kuat, rata, dan aman dilalui. Karena itu, pengerjaan kita lanjutkan hingga malam hari agar progres tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, khususnya untuk membuka akses mobilitas warga yang selama ini terbatas.
Proyek jembatan gantung ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar, yang turut membantu dalam proses pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan teknis di lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan warga.
Secara historis, pembangunan jembatan perintis di wilayah pedesaan kerap menjadi bagian dari program karya bakti TNI yang bertujuan mempercepat konektivitas antarwilayah, terutama di daerah dengan keterbatasan infrastruktur dasar.
Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian.
Dengan percepatan yang dilakukan secara intensif, jembatan perintis Garuda ditargetkan segera rampung dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai akses penyeberangan yang lebih aman dan layak.
