Satgas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Perbatasan RI–Timor Leste

Tulakadi — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga di Desa Tulakadi, Rabu (29/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan melalui Pos Salore ini mencakup pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, serta penyuluhan pola hidup sehat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan.

Komandan Pos (Danpos) Salore Lettu Arm Arif Adiyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI di wilayah perbatasan.
“Kami ingin kehadiran Satgas tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi kesehatan menjadi fokus penting dalam kegiatan ini agar masyarakat lebih memahami pencegahan penyakit dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” kata Arif.

Kegiatan ini disambut antusias warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Selain itu, penyuluhan yang diberikan mencakup edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat serta langkah-langkah pencegahan penyakit yang umum terjadi di wilayah perbatasan.

Secara historis, peran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya terbatas pada pengamanan wilayah, tetapi juga mencakup kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

Dari sisi dampak, kegiatan ini dinilai membantu meningkatkan akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat yang terbatas fasilitasnya. Selain itu, kehadiran Satgas juga mempererat hubungan antara aparat dan warga, yang berkontribusi pada stabilitas sosial di kawasan perbatasan.

Ke depan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur berencana melanjutkan program serupa secara berkala dengan memperluas jangkauan layanan ke desa-desa lain di wilayah perbatasan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *