Babinsa Koramil Lewa Bantu Petani Bersihkan Gulma, Dukung Ketahanan Pangan di Sumba Timur

SUMBA TIMUR – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan aparat teritorial di wilayah. Meski bertepatan dengan hari libur, Babinsa Koramil 01/Lewa Kodim 1601/Sumba Timur, Pratu Bethanius William, tetap turun langsung ke sawah membantu petani membersihkan gulma di lahan pertanian milik warga binaannya di Desa Praikarang, Kecamatan Nggaha Ori Angu, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu petani menjaga pertumbuhan tanaman padi agar tetap optimal. Gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman diketahui dapat menghambat perkembangan padi karena bersaing dalam memperoleh unsur hara, air, dan sinar matahari.

Pratu Bethanius William mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor ketahanan pangan.

“Pendampingan kepada petani merupakan salah satu tugas kami sebagai Babinsa dalam membantu masyarakat. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, memotivasi petani, serta mendukung peningkatan hasil pertanian di wilayah,” ujar Pratu Bethanius William.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan pada saat panen, tetapi juga sangat bergantung pada proses perawatan tanaman yang dilakukan secara berkelanjutan sejak masa tanam. Oleh karena itu, Babinsa berupaya hadir dan mendampingi petani dalam berbagai tahapan budidaya pertanian.

Kegiatan pembersihan gulma dilakukan secara gotong royong bersama petani setempat. Selain membantu mempercepat pekerjaan di lahan sawah, kehadiran Babinsa juga memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pangan.

Warga Desa Praikarang menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian Babinsa yang tetap meluangkan waktu membantu masyarakat meskipun berlangsung pada hari libur. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah aktivitas pertanian dinilai mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Babinsa selalu hadir membantu kami di lapangan. Kehadirannya memberikan semangat dan membuat pekerjaan menjadi lebih ringan,” ungkap salah seorang petani setempat.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain menjaga stabilitas wilayah, aparat teritorial juga aktif mendukung pembangunan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan.

Dari sisi ketahanan pangan, kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian melalui perawatan tanaman yang lebih baik. Dengan hasil panen yang optimal, kesejahteraan petani dapat meningkat sekaligus mendukung ketersediaan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Koramil 01/Lewa menegaskan akan terus mendorong personel Babinsa untuk aktif mendampingi petani dalam setiap tahapan kegiatan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *