TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Pengkolan, Perkuat Ketahanan Wilayah Pesisir Lamongan

Lamongan – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Kodim 0812/Lamongan bersama ratusan warga, pelajar, organisasi kemasyarakatan, dan instansi pemerintah menggelar karya bakti pembersihan Pantai Pengkolan di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Karya Bakti TNI Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) Semester I Tahun 2026 tersebut bertujuan menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui semangat gotong royong.

Kegiatan dipimpin oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 0812/17 Paciran Kapten Infanteri Imam Mustain mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letnan Kolonel Infanteri Deni Suryo Anggo Digdo. Pantai Pengkolan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu kawasan wisata pesisir yang menjadi aset penting Kabupaten Lamongan dan memerlukan perhatian bersama untuk menjaga kebersihan serta kelestariannya.

Dalam keterangannya, Kapten Infanteri Imam Mustain menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Karya bakti ini bukan sekadar agenda rutin semata, melainkan wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat,” ujarnya saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan.

Ia juga menekankan bahwa ketahanan wilayah tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan teritorial, tetapi juga mencakup pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. “Ketahanan wilayah yang kuat, baik dari aspek teritorial maupun lingkungan, merupakan fondasi penting dalam mendukung Indonesia Maju,” katanya.

Selain aksi pembersihan sampah di kawasan pantai, kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman 1.000 bibit mangrove di sepanjang pesisir Pantai Pengkolan. Penanaman mangrove dilakukan sebagai langkah mitigasi terhadap abrasi pantai sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan masyarakat nelayan dan sektor pariwisata daerah.

Kegiatan melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, di antaranya personel Kodim 0812/Lamongan, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lamongan, pelajar tingkat SD dan SMA, organisasi masyarakat, hingga komunitas kepemudaan setempat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan tingginya partisipasi publik dalam menjaga lingkungan pesisir secara bersama-sama.

Secara historis, kegiatan karya bakti TNI merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang telah menjadi salah satu instrumen pendekatan TNI kepada masyarakat sejak lama. Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan tersebut semakin banyak diarahkan pada isu-isu lingkungan hidup, termasuk rehabilitasi kawasan pesisir dan penanaman mangrove sebagai respons terhadap ancaman perubahan iklim, abrasi, serta pencemaran lingkungan.

Dari sisi masyarakat, kegiatan pembersihan pantai dan rehabilitasi mangrove dinilai dapat memberikan manfaat langsung terhadap keberlanjutan sektor perikanan dan pariwisata lokal. Lingkungan pantai yang lebih bersih berpotensi meningkatkan daya tarik wisata, sementara keberadaan mangrove dapat membantu melindungi garis pantai, menjaga habitat biota laut, dan mendukung perekonomian masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Kodim 0812/Lamongan menyatakan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui program karya bakti dan pembinaan teritorial di wilayah pesisir. Pemerintah daerah bersama TNI juga akan memperkuat edukasi lingkungan kepada masyarakat dan pelajar guna memastikan upaya pelestarian Pantai Pengkolan dapat berjalan secara konsisten serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *