MAKASSAR – TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sultan Hasanuddin mengerahkan pesawat Boeing 737 milik Skadron Udara 5 untuk mendukung operasi pencarian Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Dukungan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan dalam membantu percepatan proses Search and Rescue (SAR).
Pesawat Boeing 737 diterjunkan untuk melaksanakan pengamatan udara di area pencarian guna membantu tim SAR gabungan mengidentifikasi lokasi kapal maupun keberadaan korban. Dengan kemampuan pemantauan dari udara, cakupan pencarian diharapkan menjadi lebih luas dan efektif.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, mengatakan keterlibatan unsur udara TNI AU merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pemerintah dan instansi terkait pada setiap pelaksanaan operasi kemanusiaan, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan kemampuan pengamatan dari udara.
“Melalui kemampuan yang dimiliki pesawat Boeing 737 Skadron Udara 5, diharapkan area pencarian dapat dipantau secara lebih luas dan efektif sehingga dapat mendukung tim SAR gabungan dalam menemukan korban maupun petunjuk keberadaan KLM Nurul Salsa,” ujarnya.
Selama menjalankan misi, pesawat melakukan penyisiran di sejumlah sektor pencarian yang telah ditentukan melalui koordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, serta unsur SAR gabungan lainnya. Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pencarian dan meningkatkan efektivitas operasi di lapangan.
Lanud Sultan Hasanuddin menegaskan kesiapan untuk terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan operasi, termasuk mengerahkan kemampuan terbaik TNI Angkatan Udara dalam membantu pelaksanaan misi pencarian dan penyelamatan.
Melalui dukungan unsur udara dalam operasi SAR, TNI AU kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dalam berbagai misi kemanusiaan. Kolaborasi antara TNI, Basarnas, Polri, dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat upaya penyelamatan sekaligus memberikan bantuan terbaik bagi masyarakat yang terdampak musibah.
