BANJARNEGARA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Dengan mengusung semangat gotong royong, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Kunir RT 01 RW 09 tersebut melibatkan warga secara aktif dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari mengoperasikan mesin molen, mengangkut material, menuangkan adukan beton, hingga meratakan permukaan jalan, seluruh pekerjaan dilakukan secara bersama-sama guna mempercepat penyelesaian pembangunan.
Salah seorang warga, Sanudin (50), tampak bekerja bersama personel Satgas TMMD meratakan adukan beton agar menghasilkan konstruksi jalan yang rata, padat, dan berkualitas. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat karena akan mempermudah mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Semoga jalan ini segera selesai sehingga warga lebih mudah beraktivitas, terutama saat mengangkut hasil pertanian. Kami juga senang bisa bekerja bersama bapak-bapak TNI,” ujar Sanudin.
Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit dan warga melalui budaya gotong royong.
Pembangunan jalan rabat beton yang menjadi sasaran utama TMMD memiliki panjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter. Hingga 19 Juli 2026, progres pengerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 14 persen.
Program TMMD Reguler Ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, yang diwujudkan melalui kolaborasi aktif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur desa, TNI AD berharap akses transportasi masyarakat semakin baik, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, serta kesejahteraan warga dapat terus meningkat. Di sisi lain, semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD menjadi modal sosial penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
