SLEMAN – Kodim 0732/Sleman terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kerakyatan melalui pembangunan 10 Jembatan Garuda, yang terdiri atas jembatan beton dan jembatan gantung di sejumlah wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program yang mulai dikerjakan sejak 22 Juni 2026 tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.
Komandan Kodim 0732/Sleman, Letnan Kolonel Artileri Reindi Trisetyo Nugroho, S.Hub.Int., M.S., menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan infrastruktur sederhana yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat karena mampu membuka akses antarwilayah yang sebelumnya terpisah oleh sungai, jurang, maupun kawasan perbukitan.
“Pembangunan jembatan beton maupun gantung merupakan infrastruktur sederhana namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat,” ujar Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho.
Ia menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas inisiasi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga sekaligus memperlancar aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.
“Pembangunan ini juga merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas inisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan,” jelasnya.
Sepuluh jembatan tersebut dibangun di sejumlah kapanewon di Kabupaten Sleman. Jembatan gantung dibangun di wilayah Depok, Berbah, dan Cangkringan, sedangkan jembatan beton tersebar di Turi, Pakem, Ngaglik, Sleman, dan Tempel. Masing-masing jembatan memiliki panjang antara 10 hingga 90 meter, disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat setempat.
Program pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa. Dengan tersedianya akses yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menjangkau pusat pendidikan, layanan kesehatan, pasar, serta mendistribusikan hasil pertanian dan usaha lainnya, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.
Selain memberikan manfaat ekonomi, pembangunan jembatan juga memperkuat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan keselamatan masyarakat yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar atau melintasi akses yang kurang memadai. Kehadiran TNI melalui Kodim 0732/Sleman mencerminkan sinergi antara pemerintah dan aparat teritorial dalam mendukung percepatan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan seluruh Jembatan Garuda dilaporkan berjalan positif sesuai tahapan yang direncanakan. Ke depan, Kodim 0732/Sleman akan terus mengawal penyelesaian proyek agar seluruh jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat, sehingga manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara optimal dalam mendukung konektivitas, pertumbuhan ekonomi desa, dan pemerataan pembangunan nasional.
