JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan akan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Guru pada 2027 sebagai langkah strategis untuk mengatasi kekurangan sekitar 561 ribu tenaga pendidik di berbagai daerah di Indonesia. Rekrutmen tersebut akan mengedepankan sistem seleksi berbasis merit guna memperoleh guru yang kompeten dan siap ditempatkan di seluruh wilayah Tanah Air, termasuk daerah terpencil.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kebutuhan guru nasional masih sangat besar sehingga pemerintah menyiapkan kebijakan pengangkatan guru berstatus PNS untuk memperkuat layanan pendidikan di daerah yang mengalami kekurangan tenaga pengajar.
“Para guru PNS ini harus siap ditugaskan di mana saja, termasuk daerah-daerah terpencil di seluruh wilayah Republik Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya, proses rekrutmen akan menggunakan skema seleksi berbasis merit, sehingga kelulusan peserta ditentukan berdasarkan kompetensi, kualitas, dan kemampuan calon guru. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menghadirkan tenaga pendidik profesional yang dapat meningkatkan mutu pendidikan secara merata di seluruh Indonesia.
Pemerintah menilai penguatan jumlah dan kualitas guru merupakan bagian penting dari agenda pembangunan sumber daya manusia nasional. Selama beberapa tahun terakhir, sejumlah wilayah masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar akibat tingginya angka pensiun, distribusi guru yang belum merata, serta meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan di berbagai daerah.
Sebagai acuan awal, persyaratan umum CPNS Guru mengacu pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 320 Tahun 2024 tentang mekanisme seleksi pengadaan CPNS. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain berusia 18–35 tahun, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah terlibat tindak pidana maupun pelanggaran disiplin tertentu, memiliki sertifikat pendidik untuk formasi yang mensyaratkannya, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Langkah pemerintah membuka rekrutmen CPNS Guru dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pemerataan layanan pendidikan nasional. Penambahan tenaga pendidik di daerah yang selama ini mengalami kekurangan diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memperluas akses pendidikan, serta mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antardaerah. Di sisi lain, kebijakan ini juga membuka peluang bagi lulusan pendidikan keguruan untuk berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Ke depan, pemerintah akan menyiapkan tahapan teknis rekrutmen, mulai dari penetapan kebutuhan formasi, penyusunan mekanisme seleksi, hingga proses penempatan guru sesuai kebutuhan daerah. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap distribusi tenaga pendidik semakin merata sehingga target peningkatan kualitas pendidikan nasional dapat tercapai secara berkelanjutan.
