Dikebut Siang Malam, Lima Sekolah Rakyat Hampir Rampung Jelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027

JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah agar dapat mulai digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum (PU) per 4 Juni 2026, rata-rata progres pembangunan 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 71,13 persen, dengan sejumlah proyek bahkan memasuki tahap penyelesaian akhir dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan percepatan pembangunan dilakukan melalui pengawalan harian dan koordinasi intensif lintas sektor guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai target meskipun waktu pengerjaan relatif singkat.

“Kami hampir setiap hari berkolaborasi dengan Danantara Indonesia. Jika ada kesulitan finansial atau kendala lainnya di lapangan, kami bantu carikan solusinya agar pekerjaan tidak tersendat. Saat ini, para penyedia jasa semakin optimistis dan bekerja lebih cepat untuk mengejar target penyelesaian,” ujar Dody dalam keterangan resminya, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Dody, percepatan pembangunan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kontraktor, manajemen konstruksi, pemerintah daerah, hingga dukungan pembiayaan dan tenaga kerja di lapangan. Pengawasan dilakukan secara harian agar setiap hambatan dapat segera ditangani.

“Kita memang bekerja dalam waktu yang sangat pendek. Idealnya mungkin sembilan bulan, tetapi kondisi yang ada mengharuskan kita bergerak lebih cepat. Karena itu, pengendalian dilakukan setiap hari untuk memastikan progres tetap berjalan sesuai target,” katanya.

Data Kementerian PU menunjukkan lima proyek Sekolah Rakyat dengan progres pembangunan tertinggi saat ini berada di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang telah mencapai 86,58 persen. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dengan progres 86,09 persen, disusul Kota Bengkulu sebesar 85,77 persen, Kota Medan, Sumatera Utara, sebesar 85,69 persen, serta Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang mencapai 84,83 persen.

Kelima proyek tersebut masuk kategori zona hijau percepatan dan menjadi lokasi pembangunan dengan tingkat kemajuan tertinggi secara nasional. Di lokasi-lokasi tersebut, pekerjaan konstruksi berlangsung hampir tanpa henti untuk menyelesaikan berbagai fasilitas utama yang dibutuhkan siswa.

Selain ruang belajar, pembangunan juga mencakup asrama siswa, asrama guru, fasilitas olahraga, ruang penunjang pembelajaran, perpustakaan, laboratorium, serta sarana pendukung lainnya yang dirancang untuk mendukung sistem pendidikan terpadu berbasis asrama.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini dikembangkan sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menjalankan Sekolah Rakyat rintisan di berbagai daerah. Secara nasional, pembangunan gedung permanen dilakukan secara bertahap untuk memperkuat kapasitas layanan pendidikan. Pemerintah menargetkan puluhan ribu siswa dapat memperoleh akses pendidikan melalui program tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan berkualitas. Kehadiran sekolah berasrama dengan fasilitas lengkap dinilai dapat mendukung pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan peluang mobilitas sosial generasi muda di berbagai daerah.

Pemerintah memastikan pengawasan pembangunan akan terus dilakukan hingga seluruh proyek mencapai target penyelesaian. Setelah konstruksi rampung, tahap berikutnya akan difokuskan pada penyediaan sarana belajar, kesiapan tenaga pendidik, serta finalisasi operasional sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal Tahun Ajaran 2026/2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *