Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Bagikan 500 Paket Alat Tulis untuk Siswa Perbatasan di TTU

TTU, 4 Mei 2026 — Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2 Kostrad Pos Wini membagikan 500 paket alat tulis kepada siswa SDN Neusmalelat di Desa Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pendidikan di wilayah perbatasan Indonesia.

Pembagian bantuan dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah dan menyasar seluruh siswa-siswi SDN Neusmalelat. Personel Satgas menyerahkan paket alat tulis sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial pendidikan yang rutin dilakukan di daerah penugasan.

Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2 Kostrad menyatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masa depan pendidikan anak-anak di wilayah terdepan Indonesia. Bantuan alat tulis diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar siswa sekaligus meningkatkan semangat belajar di sekolah.

Wilayah perbatasan seperti Kecamatan Insana Utara masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan, mulai dari keterbatasan sarana belajar hingga akses terhadap perlengkapan sekolah. Karena itu, dukungan sosial dari berbagai pihak, termasuk aparat negara, dinilai penting untuk menunjang proses pendidikan di daerah tersebut.

Selain menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, Satgas Pamtas TNI juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan desa. Pendekatan teritorial ini dilakukan untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat perbatasan.

Dari sisi dampak, bantuan perlengkapan sekolah diharapkan dapat meringankan beban keluarga siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat budaya literasi di wilayah perbatasan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang lebih merata di daerah terpencil.

Ke depan, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad menegaskan akan terus melaksanakan kegiatan sosial pendidikan dan pembinaan masyarakat secara berkelanjutan selama masa penugasan, guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan perbatasan RI–Timor Leste.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *