Ketua Komisi XII DPR RI Dukung Indonesia Jadi Hub Storage Minyak ASEAN

JAKARTA — Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menawarkan Indonesia sebagai pusat penyimpanan cadangan minyak kawasan ASEAN.

Menurut Bambang, inisiatif tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok energi regional di tengah dinamika geopolitik global dan ketidakpastian pasokan energi dunia.

“Indonesia memiliki keunggulan geografis yang sangat penting, terutama karena berada di jalur perdagangan energi dunia. Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat peran strategisnya dalam sistem ketahanan energi kawasan ASEAN,” ujar Bambang, Rabu (13/5/2026).

Ia menilai negara-negara ASEAN saat ini membutuhkan sistem cadangan energi yang lebih solid dan terintegrasi guna mengantisipasi gangguan pasokan maupun fluktuasi harga minyak dunia. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi geografis yang ideal untuk memainkan peran sentral sebagai pusat penyimpanan energi kawasan.

Rencana pembangunan fasilitas storage minyak di wilayah Sumatera, lanjut Bambang, tidak hanya akan memperkuat cadangan energi nasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem industri energi dan logistik nasional.

Selain meningkatkan keamanan pasokan energi, proyek tersebut dinilai berpotensi menarik investasi strategis di sektor infrastruktur energi serta membuka peluang pengembangan kawasan industri pendukung.

“Karena itu, kapasitas storage dan cadangan energi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas energi nasional maupun kawasan,” katanya.

Bambang juga menegaskan bahwa kebijakan pemerintah tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi yang menekankan pentingnya penyediaan cadangan energi nasional guna menjaga keberlanjutan dan ketahanan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, Komisi XII DPR RI disebut mendukung langkah pemerintah yang berorientasi pada penguatan ketahanan energi jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur strategis nasional.

“Kita berharap inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia tidak hanya sebagai pasar energi, tetapi juga sebagai pusat infrastruktur dan logistik energi kawasan ASEAN,” tutup legislator asal Bangka Belitung tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *