PLN Papua Barat Daya Sebut Elektrifikasi 447 Desa Tuntas 2029
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 26 Okt 2026, 07.22

SORONG, 26 OKTOBER 2026 — Sorong, Papua Barat Daya (ANTARA) - PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Papua Barat Daya menargetkan elektrifikasi 447 desa yang belum terjangkau layanan listrik tuntas pada 2029. General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur, melalui keterangan yang diterima di Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu, mengatakan elektrifikasi ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengakselerasi pemerataan energi sekaligus mendorong roda perekonomian masyarakat di wilayah pelosok. "Ini bagian dari komitmen penuh perusahaan untuk bersinergi secara maksimal dalam menghadirkan layanan listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan," jelasnya.
Berdasarkan data gabungan PLN saat ini, kata dia, pencapaian rasio elektrifikasi (RE) PLN di Provinsi Papua Barat Daya telah 88,92 persen. Sementara itu, untuk rasio desa berlistrik (RDB) PLN berada pada angka 70,68 persen. "Kehadiran program ini akan menjadi motor penggerak utama untuk terus mendongkrak persentase desa berlistrik dan elektrifikasi tersebut secara signifikan," ujarnya.
Optimalisasi Pembangunan dan Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Papua
Menurut dia, pemerataan akses energi ini merupakan fondasi infrastruktur kelistrikan yang kokoh dan esensial bagi provinsi yang sedang tumbuh tersebut. Mengingat tantangan geografis dan sosial di lapangan, tambah dia, keberhasilan penyelesaian infrastruktur kelistrikan ini tentu membutuhkan kolaborasi lintas sektoral. "PLN berharap dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah daerah mulai dari jajaran gubernur, bupati, hingga sinergi erat dengan masyarakat adat setempat guna mendorong kelancaran, keamanan, dan percepatan eksekusi program strategis ini," katanya.
Manajer UP2K Papua Barat Daya Deskiniel mengatakan dari 1.013 desa di Papua Barat Daya, sebanyak 447 desa masih belum menikmati layanan listrik PLN. "Dengan sisa hingga 2029, target kami seluruh desa yang belum berlistrik dapat dituntaskan," katanya. Ia menjelaskan pemerintah menyiapkan tiga skema untuk memperluas akses listrik di wilayah tersebut, yakni pembangunan jaringan listrik konvensional, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal, dan PLTS individual SuperSUN.
Akselerasi Layanan Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Pembangunan jaringan listrik dilakukan dengan memasang tiang dan kabel yang terhubung dengan sumber pembangkit yang telah tersedia. Skema ini, kata dia, diprioritaskan untuk desa yang memungkinkan dijangkau melalui perluasan jaringan. Sementara itu, tambah dia, PLTS komunal dibangun secara terpusat di suatu desa, kemudian listrik didistribusikan ke rumah-rumah melalui jaringan tegangan rendah.
"Adapun PLTS individual dipasang langsung di setiap rumah, terutama untuk menjangkau permukiman terpencil yang sulit diakses jaringan listrik," jelasnya. Dia mengatakan pada 2026 pihaknya merencanakan program elektrifikasi di sekitar 86 desa melalui ketiga skema tersebut. "Rinciannya, pembangunan jaringan listrik konvensional di 39 desa yang tersebar di Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, dan Maybrat.
Dukungan Fasilitas Kesehatan dan Perlindungan Kesejahteraan Warga
Selanjutnya, pembangunan PLTS komunal di tujuh desa yang ditargetkan rampung sekitar Juni 2027," ujarnya. Selain itu, sebanyak 40 desa direncanakan mendapatkan akses listrik melalui PLTS individual dengan penyelesaian yang diperkirakan pada Maret 2027. Dia mengatakan khusus pembangunan jaringan listrik di 39 desa, sebanyak 10 desa direncanakan dapat diselesaikan pada Desember 2026, sedangkan 29 desa lainnya ditargetkan menyusul sesuai ketersediaan material dan perkembangan pekerjaan di lapangan.
Ia berharap pelaksanaan ketiga program tersebut dapat mempercepat pemerataan akses listrik, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan belum terjangkau layanan kelistrikan. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Intervensi Pasar Tekan Inflasi
WAMENA, 26 OKTOBER 2026 — Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengintervensi pasar melalui operasi pasar dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah menekan inflasi

TEP Unhas Mulai Riset Multidisiplin di Fakfak Timur
MAKASSAR, 26 OKTOBER 2026 — Makassar (ANTARA) - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai misi riset membawa ilmu pengetahuan lebih dekat ke masyarakat Kampung Weri, Distrik Fakfak Timu

Bupati Manokwari: Festival Kopi Manokwari Akselerasi Pengembangan UMKM
MANOKWARI, 26 OKTOBER 2026 — Manokwari (ANTARA) - Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan penyelenggaraan Festival Kopi Manokwari 2026 merupakan salah satu strategi mengakselerasi pengembangan usaha mikro keci
