Pemprov Papua Pegunungan Intervensi Pasar Tekan Inflasi
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 26 Okt 2026, 07.24

WAMENA, 26 OKTOBER 2026 — Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengintervensi pasar melalui operasi pasar dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah menekan inflasi tahunan yang mencapai 7,84 persen pada Juni 2026. Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan Wasuok D Siep di Wamena, Jumat, mengatakan pemerintah daerah menyiapkan operasi pasar di sejumlah pasar di Kabupaten Jayawijaya setelah mengevaluasi perkembangan harga komoditas penyumbang inflasi. “Kami bersama organisasi perangkat daerah teknis akan melakukan operasi di sejumlah pasar di Jayawijaya untuk menekan kenaikan inflasi di Papua Pegunungan,” katanya.
Menurut dia, berdasarkan informasi Badan Pusat Statistik (BPS), tekanan inflasi pada Juni 2026 antara lain dipengaruhi kenaikan harga pangan dan bahan bakar minyak (BBM). Karena itu, pemerintah daerah mendorong intervensi yang tidak hanya menyasar stabilisasi harga dalam jangka pendek melalui operasi pasar dan pasar murah, tetapi juga memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM. Wasuok menilai perluasan kegiatan UMKM dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan barang dan aktivitas perdagangan di daerah.
Optimalisasi Pembangunan dan Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Papua
“Kami bersyukur karena salah satu solusi dalam menekan inflasi di Papua Pegunungan adalah memperbanyak kegiatan UMKM dan pasar murah sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat membaik dan inflasi dapat menurun,” ujarnya. Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Papua Pegunungan Elai Giban mengatakan penguatan ekonomi lokal perlu menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Festival UMKM yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menurut dia, menjadi salah satu upaya memperluas aktivitas ekonomi dengan melibatkan 52 pengusaha UMKM orang asli Papua (OAP).
“Tentu harapan kami dengan penyelenggaraan Festival UMKM dapat membantu ekonomi mama-mama OAP dan sekaligus dapat menurunkan inflasi yang mencapai 7,84 persen,” katanya. Elai mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah, terutama perangkat daerah yang menangani sektor ekonomi, perdagangan, pertanian, dan pembangunan. Menurut dia, koordinasi tersebut diperlukan agar program penguatan UMKM tidak berjalan sendiri, tetapi terhubung dengan upaya memperkuat produksi dan pasokan komoditas dari daerah.
Akselerasi Layanan Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
“Penyelenggaraan kegiatan UMKM tidak bisa digelar oleh satu atau dua OPD saja, tetapi dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan OPD teknis yang menangani ekonomi dan pembangunan sehingga kesejahteraan masyarakat terwujud dan dapat bersama-sama menurunkan angka inflasi,” ujarnya. Pemprov Papua Pegunungan juga mendorong delapan kabupaten memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai basis produksi lokal yang dapat menopang pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif. Penguatan produksi daerah tersebut diharapkan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus membantu menjaga ketersediaan pasokan pangan sehingga tekanan harga dapat dikendalikan.
“Kami percaya ketika ekonomi masyarakat menjadi kuat maka kesejahteraan itu pasti terwujud dan inflasi dengan sendirinya akan turun,” ujar Elai. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

TEP Unhas Mulai Riset Multidisiplin di Fakfak Timur
MAKASSAR, 26 OKTOBER 2026 — Makassar (ANTARA) - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai misi riset membawa ilmu pengetahuan lebih dekat ke masyarakat Kampung Weri, Distrik Fakfak Timu

Bupati Manokwari: Festival Kopi Manokwari Akselerasi Pengembangan UMKM
MANOKWARI, 26 OKTOBER 2026 — Manokwari (ANTARA) - Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan penyelenggaraan Festival Kopi Manokwari 2026 merupakan salah satu strategi mengakselerasi pengembangan usaha mikro keci

PUPR Sebut Pengerjaan Ruas Jalan Anggrek di Kota Timika Ditunda
TIMIKA, 26 OKTOBER 2026 — Timika (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Papua Tengah,menyebutkan bahwa pembangunan ruas Jalan Anggrek, Kelurahan Sempan, Distrik Mimika Baru
