Mimika Kirim 4 Atlet Junior ke Kejurnas Catur di Banten
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 26 Okt 2026, 07.21

TIMIKA, 26 OKTOBER 2026 — Timika (ANTARA) - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Mimika, Papua Tengah mengirimkan empat atlet junior ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Convention Hall Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH), Kota Serang, Provinsi Banten, 23-28 Oktober. "Atlet yang kita kirimkan sebanyak empat orang, dua dari U13 dan dua untuk U15," kata Sekretaris Pengkab Percasi Mimika Yan Mansawan saat dikonfirmasi dari Timika, Minggu. Adapun nama-nama atlet yang dikirim ke Kejurnas di Banten, yakni Adelard Jibril dan Shane Junior Langelo pada kategori U15, serta Muhammad Bachrawan dan Daniel Jeremy Firdaus pada kategori U13.
Yan yang juga bertindak sebagai pendamping atlet itu menyampaikan, saat ini Percasi Mimika sedang fokus untuk pembinaan atlet catur usia muda, mulai dari tingkat SD hingga SMA. "Alasannya (kenapa?) karena agar ke depan dalam lima sampai 10 tahun, lahir atlet nasional maupun internasional bahkan grandmaster dari pembinaan usia dini ini," ungkapnya. Yan mengaku, pembinaan usia muda di Percasi Mimika ini sudah berlangsung selama empat tahun belakangan ini.
Optimalisasi Pembangunan dan Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Papua
"Saat ini, Percasi Mimika mengirimkan atlet ke kejurnas ini dengan segala keterbatasan, tanpa bantuan dari pihak mana pun, ini murni mandiri, semua pembiayaan berasal dari orang tua masing-masing atlet," paparnya. Yan menyebutkan, efisiensi anggaran menjadi alasan sehingga akhirnya para atlet tersebut berangkat secara mandiri untuk tampil di Kejurnas ke-51 Percasi. "Karena memang mungkin karena efisiensi anggaran, jadi dari KONI dan Dispora Mimika tidak ada bantuan tahun ini, tapi kami tetap bersyukur tetap bisa mengikuti turnamen atau event ini, walaupun dengan biaya mandiri," ujarnya.
Yan berharap ke depan pihak-pihak terkait bisa lebih perhatian kepada atlet-atlet muda khususnya para pecatur junior di Mimika ini. "Mereka ini adalah anak-anak Mimika yang lahir dan besar serta sekolah di sini, mereka ingin sekali untuk bisa mengharumkan nama Kabupaten Mimika maupun provinsi di kancah dunia catur tingkat nasional hingga internasional," tegasnya. Yan selaku pendamping menyampaikan jika pihaknya tidak menargetkan medali pada kejurnas ini.
Akselerasi Layanan Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia
Menurutnya, yang terpenting adalah para atlet junior ini mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan hasil latihannya dan mendapat pengalaman bertanding. "Kita tahu juga event-event (kejuaraan catur) tingkat daerah ini juga minim, ini juga yang kita harapkan ada event yang bisa diselenggarakan secara reguler, per tiga bulan atau sebulan sekali, agar mental dan teknik atlet-atlet ini bisa terbentuk dengan adanya jam terbang atau bermain," ungkapnya. Selain mengirimkan empat atlet Percasi Mimika juga mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti pelatihan atau penataran wasit nasional tingkat pratama..
"Khusus wasit kami mengirimkan satu perwakilan saja yakni Yusriadi, itu karena tadi juga semuanya secara mandiri," ujar Yan. Yan menambahkan, saat ini wasit catur juga harus bersertifikat nasional, dan sejauh ini di Mimika hanya memiliki satu, sementara idealnya harus berjumlah lima orang.
Dukungan Fasilitas Kesehatan dan Perlindungan Kesejahteraan Warga
Sehingga bisa dimanfaatkan ketika ada ajang tingkat nasional baik di Mimika maupun tingkat provinsi. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Intervensi Pasar Tekan Inflasi
WAMENA, 26 OKTOBER 2026 — Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengintervensi pasar melalui operasi pasar dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah menekan inflasi

TEP Unhas Mulai Riset Multidisiplin di Fakfak Timur
MAKASSAR, 26 OKTOBER 2026 — Makassar (ANTARA) - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai misi riset membawa ilmu pengetahuan lebih dekat ke masyarakat Kampung Weri, Distrik Fakfak Timu

Bupati Manokwari: Festival Kopi Manokwari Akselerasi Pengembangan UMKM
MANOKWARI, 26 OKTOBER 2026 — Manokwari (ANTARA) - Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan penyelenggaraan Festival Kopi Manokwari 2026 merupakan salah satu strategi mengakselerasi pengembangan usaha mikro keci
