Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Pendidikan dan Peran Keluarga bagi Generasi Perbatasan

BELU – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia terus diwujudkan hingga wilayah perbatasan negara. Melalui Pos Salore Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, TNI hadir mendampingi masyarakat dalam kegiatan pembagian rapor siswa SDI Salore di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran personel Satgas dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengabdian TNI tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut mendukung pembangunan pendidikan sebagai fondasi kemajuan bangsa. Kegiatan yang dihadiri guru, siswa, serta para orang tua murid tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat negara dalam mencetak generasi unggul di wilayah perbatasan.

Dalam kesempatan tersebut, Danpos Salore memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar, disiplin, dan memiliki cita-cita tinggi untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pesan tersebut sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat pantang menyerah kepada generasi muda yang berada di garda terdepan wilayah NKRI.

Selain memberikan motivasi kepada siswa, Satgas juga mengajak para orang tua untuk semakin aktif mendampingi perkembangan pendidikan anak-anak mereka. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar anak sejak usia dini.

Danpos Salore Lettu Arm Arif Adiyanto menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Menurutnya, anak-anak di wilayah perbatasan memiliki potensi besar yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan akses pendidikan hingga ke daerah terluar dan perbatasan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap pembangunan nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas generasi muda.

Melalui berbagai kegiatan sosial dan pendidikan yang terus dilakukan, Yonarmed 12 Kostrad menunjukkan bahwa menjaga perbatasan tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan membangun masa depan anak bangsa melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan TNI diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak perbatasan, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *