TMMD Kodim 1204/Sanggau Percepat Pembangunan Jalan 13 Kilometer, Progres Capai 80 Persen

SANGGAU — Tentara Nasional Indonesia melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus mempercepat pembangunan jalan penghubung Desa Semayang menuju Desa Persiapan Tanak di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Hingga Minggu (17/5/2026), progres pengerjaan jalan sepanjang 13 kilometer tersebut telah mencapai 80 persen.

Peningkatan ruas jalan itu menjadi salah satu sasaran utama program TMMD tahun ini untuk membuka akses transportasi masyarakat pedalaman sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Kembayan.

Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau, Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, mengatakan personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus bekerja maksimal meskipun menghadapi tantangan cuaca dan kondisi medan yang cukup berat.

“Dengan progres yang sudah mencapai 80 persen, kami optimistis pengerjaan jalan penghubung ini dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Nurrachman di Sanggau.

Ia menjelaskan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

Menurut dia, keberadaan jalan yang memadai akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian menuju pusat ekonomi di wilayah Kabupaten Sanggau.

“Kami berharap setelah jalan ini selesai, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, terutama untuk akses pendidikan, kesehatan, dan pengangkutan hasil pertanian warga,” katanya.

Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat melalui keterlibatan langsung warga dalam proses pembangunan desa.

Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama warga terlihat bekerja secara terpadu menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari perataan badan jalan, pengerasan, hingga peningkatan kualitas jalur penghubung antarwilayah tersebut.

Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan jalan tersebut karena selama ini akses menuju Desa Persiapan Tanak cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan berubah menjadi berlumpur dan membahayakan kendaraan yang melintas.

Keterbatasan infrastruktur jalan di wilayah pedalaman selama ini menjadi salah satu hambatan utama bagi masyarakat dalam mengakses layanan dasar seperti sekolah, fasilitas kesehatan, hingga pemasaran hasil pertanian dan perkebunan.

Program TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah lama dijalankan untuk mempercepat pembangunan desa tertinggal dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pembangunan infrastruktur jalan di daerah pedalaman dinilai memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat karena dapat menurunkan biaya transportasi, mempercepat distribusi barang, dan membuka peluang usaha baru di kawasan yang sebelumnya terisolasi.

Pemerintah daerah bersama TNI berharap pembangunan jalan penghubung Desa Semayang–Desa Persiapan Tanak dapat selesai sesuai target sehingga konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sanggau semakin baik dan pelayanan dasar masyarakat pedalaman dapat meningkat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *