Satgas Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Karya Bakti Pembangunan Gapura Kapela di Perbatasan RI-RDTL

BELU – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/Angicipi Yudha (AY)/2/2 Kostrad memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui kegiatan karya bakti pembangunan gapura sebagai persiapan peresmian Kapela St. Arnolus Yansen di Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang melibatkan personel Pos Kewar bersama masyarakat tersebut menjadi bagian dari pengabdian TNI dalam mendukung pembangunan sosial dan kehidupan keagamaan di wilayah perbatasan.

Pelaksanaan karya bakti dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga setempat yang bersama-sama membangun gapura sebagai akses menuju kapela. Kehadiran prajurit TNI mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.

Komandan Pos Kewar Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad, Serka Khamdani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

“Melalui karya bakti ini kami ingin mempererat hubungan yang telah terjalin dengan masyarakat. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat serta menjadi wujud nyata kebersamaan antara TNI dan warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik,” ujar Serka Khamdani.

Kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang secara konsisten dilaksanakan TNI di berbagai daerah, khususnya wilayah perbatasan. Melalui pendekatan tersebut, TNI membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong sebagai bagian dari nilai kebangsaan yang terus dijaga.

Selain menjalankan tugas pengamanan perbatasan, Satgas Pamtas juga aktif mendukung berbagai program kemasyarakatan, seperti pembangunan fasilitas umum, pelayanan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga sarana ibadah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.

Kehadiran TNI dalam pembangunan fasilitas keagamaan dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat karena mempercepat penyediaan sarana ibadah yang layak sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarwarga. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat juga menjadi modal sosial penting dalam menjaga persatuan, toleransi, serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.

Ke depan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad menegaskan akan terus melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan teritorial dan karya bakti bersama masyarakat sebagai bagian dari komitmen memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di kawasan perbatasan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *