CILACAP – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap berhasil melaksanakan panen kedelai di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Laut terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan di tengah tantangan sektor pertanian akibat perubahan iklim.
Panen kedelai dipimpin Pelaksana Harian Sementara (Pgs.) Palaksa Lanal Cilacap Mayor Laut (PM) Didik Suseno dan dihadiri Wakil Ketua Cabang 3 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada RI Ny. Wara Didik Suseno beserta jajaran pengurus, Pasiter Lanal Cilacap Mayor Laut (E) Aries Budi Utomo, prajurit, serta aparatur sipil negara (ASN) Lanal Cilacap.
Mayor Laut (PM) Didik Suseno mengatakan program ketahanan pangan yang dijalankan Lanal Cilacap merupakan bentuk kontribusi nyata TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan yang sebelumnya kurang produktif, Lanal Cilacap berupaya menciptakan kawasan pertanian yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.
“Program ini merupakan wujud komitmen kami untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan yang optimal dan berkelanjutan,” ujar Didik Suseno di sela kegiatan panen.
Menurutnya, keberhasilan panen kedelai tersebut menunjukkan bahwa lahan yang selama ini belum termanfaatkan secara maksimal dapat diubah menjadi area pertanian yang produktif. Selain mendukung ketersediaan bahan pangan, langkah tersebut juga menjadi contoh pengelolaan sumber daya yang efektif di lingkungan satuan TNI.
Lanal Cilacap secara bertahap mengembangkan program pertanian sebagai bagian dari implementasi ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu prioritas nasional. Kedelai dipilih karena merupakan komoditas strategis yang memiliki kebutuhan tinggi di dalam negeri, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun industri pangan.
Program ketahanan pangan yang dijalankan TNI sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, isu ketahanan pangan menjadi perhatian penting mengingat adanya ancaman perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, serta meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.
Selain mendukung ketersediaan pangan, pemanfaatan lahan produktif oleh satuan TNI juga memberikan nilai tambah berupa peningkatan keterampilan personel dalam bidang pertanian serta memperkuat sinergi antara institusi pertahanan dan masyarakat dalam pembangunan nasional.
“Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa TNI AL tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan laut, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap program-program strategis nasional yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Didik.
Dampak program tersebut dinilai positif karena membantu memperluas produksi pangan lokal, mengurangi lahan tidur, dan mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan komoditas strategis. Keberhasilan panen kedelai juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi satuan lain maupun masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia.
Kegiatan panen kedelai ini juga merupakan implementasi Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali yang menekankan agar seluruh prajurit TNI AL terus memberikan kontribusi nyata dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ke depan, Lanal Cilacap berencana terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan yang tersedia serta diversifikasi komoditas pertanian guna meningkatkan produktivitas dan mendukung kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan.
