WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 akan membangun akses jalan yang menghubungkan Dusun Sugihan dan Dusun Brenggolo, Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto. Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan perbukitan yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur.
Kepastian pelaksanaan program dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wonogiri. Upacara pembukaan sekaligus peletakan batu pertama dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Wonogiri, Djoko Purwidyatmo, menjelaskan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp465 juta, yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp165 juta dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp300 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun jalan rabat beton sepanjang 300 meter, talut gendong sepanjang 40 meter dengan tinggi 1,5 meter, serta dua unit gorong-gorong guna mendukung sistem drainase dan mencegah erosi.
Djoko optimistis pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih cepat karena bertepatan dengan musim kemarau sehingga hambatan berupa medan berlumpur dan tanah labil dapat diminimalkan.
“Realisasi TMMD kali ini bakal berjalan lebih akseleratif. Hal ini mengingat masa pengerjaan fisik bertepatan dengan musim kemarau sehingga kendala medan tanah labil dan berlumpur yang kerap menjadi tantangan di lapangan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiter Kapten Inf Jumadi menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik.
Program tersebut akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah dalam penyuluhan pencegahan stunting, penguatan layanan Posyandu dan Posbindu, pembinaan wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat desa.
Kapten Inf Jumadi berharap pembangunan jalan tersebut mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.
“TMMD ini adalah kerja bersama. Dengan terbukanya akses jalan rabat beton baru ini, mobilitas masyarakat akan semakin lancar sehingga aktivitas ekonomi maupun akses anak-anak menuju sekolah menjadi lebih mudah,” katanya.
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Brenggolo.
