Tiga Inovasi Pelayanan Publik Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi PBB di UNPSA 2026

TBILISI – Indonesia kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Tiga inovasi pelayanan publik berhasil meraih penghargaan pada ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026 yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Tbilisi, Georgia, Kamis (25/6/2026). Capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik Indonesia semakin diakui dunia karena menghadirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Inovasi Berdaya Srikandi oleh Srikandi dari Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan, berhasil meraih Award Winner pada kategori Gender-responsive Public Services. Program tersebut dinilai berhasil memberdayakan perempuan pesisir melalui pengembangan ekonomi produktif, peningkatan kapasitas, serta penguatan peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, dua inovasi Indonesia lainnya memperoleh predikat Honourable Mention pada kategori berbeda. Inovasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang dikembangkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mendapatkan penghargaan pada kategori Transparent and Accountable Public Institutions to Achieve the SDGs berkat kontribusinya dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Sementara itu, MAGMA Indonesia milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperoleh penghargaan pada kategori Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind. Aplikasi tersebut menyediakan informasi mitigasi bencana geologi secara terintegrasi, mulai dari aktivitas gunung api, gempa bumi, tsunami, hingga gerakan tanah secara cepat dan interaktif guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, dari lebih dari 700 proposal inovasi yang diajukan oleh 62 negara, Indonesia berhasil membawa pulang tiga penghargaan, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas pelayanan publik nasional mampu bersaing di tingkat global.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh United Nations Under-Secretary-General for Economic and Social Affairs Li Junhua bersama Minister of Justice Georgia Paata Salia kepada para perwakilan Indonesia, yakni Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP Setya Nugraha, serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria.

Kementerian PANRB menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah dalam mendorong reformasi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Inovasi tidak lagi dipandang hanya sebagai pemanfaatan teknologi, tetapi juga sebagai kemampuan pemerintah menghadirkan solusi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Prestasi pada UNPSA 2026 sekaligus melanjutkan rekam jejak Indonesia di ajang pelayanan publik dunia. Sebelumnya, Indonesia juga berhasil meraih penghargaan melalui berbagai inovasi seperti EDAT, PetaBencana.id, dan SIDIK, yang mendapat pengakuan internasional atas kontribusinya dalam pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

Keberhasilan tiga inovasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk terus membangun budaya inovasi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin adaptif, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan masyarakat di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *