TTU – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Baen bersama masyarakat Desa Nainaban, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, melaksanakan penanaman pohon di kawasan pereng yang rawan longsor, Kamis (11/6/2026). Kegiatan penghijauan ini dilakukan sebagai upaya mencegah longsor susulan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah perbatasan.
Penanaman pohon dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas dan warga setempat di sejumlah titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap erosi dan pergerakan tanah, terutama saat musim hujan.
Komandan Pos Baen Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat sekaligus upaya mitigasi bencana di wilayah perbatasan.
“Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat struktur tanah agar lebih mampu menahan erosi dan mengurangi risiko longsor yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Selain berfungsi sebagai penahan tanah, pohon yang ditanam juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan kawasan yang lebih hijau serta berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan penghijauan difokuskan pada area-area yang sebelumnya mengalami kerusakan tanah dan berpotensi menimbulkan longsor susulan. Melalui penanaman vegetasi berakar kuat, stabilitas lereng diharapkan dapat meningkat sehingga risiko bencana dapat diminimalkan.
“Melalui gotong royong bersama masyarakat, kami berharap manfaat penghijauan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk keselamatan warga maupun kelestarian lingkungan,” kata salah satu personel Satgas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, khususnya kawasan perbukitan dan pereng di sekitar perbatasan RI-Timor Leste, memiliki tingkat kerentanan terhadap erosi dan longsor akibat kondisi topografi serta perubahan cuaca yang ekstrem. Karena itu, penghijauan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak bencana alam.
Bagi masyarakat, keberadaan pohon tidak hanya berfungsi sebagai pelindung lingkungan, tetapi juga dapat membantu menjaga sumber air, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung aktivitas pertanian di sekitar kawasan tersebut. Upaya ini juga memperkuat budaya gotong royong antara TNI dan warga dalam menjaga lingkungan bersama.
Ke depan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana di wilayah perbatasan. Program penghijauan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, hijau, dan lestari.
