TEGAL, 9 Mei 2026 — Pangkalan TNI Angkatan Laut Tegal menggelar kegiatan karya bakti berupa aksi bersih laut di kawasan Pelabuhan Pelindo 3 Kota Tegal sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan maritim dan mendukung pelestarian ekosistem pesisir. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tegal, Tato Taufiqurochman, bersama sejumlah unsur maritim dan masyarakat setempat.
Aksi bersih-bersih dilakukan di area dermaga, saluran perairan, dan lingkungan sekitar pelabuhan dengan melibatkan personel TNI AL, pengelola pelabuhan, instansi maritim terkait, serta elemen masyarakat. Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan kawasan pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pelayaran di Kota Tegal.
Komandan Lanal Tegal mengatakan kawasan pelabuhan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas maritim dan perekonomian masyarakat sehingga kebersihan lingkungan harus terus dijaga secara berkelanjutan.
“Pelabuhan memiliki peranan strategis sebagai pusat aktivitas maritim dan perekonomian masyarakat sehingga kebersihan serta kelestarian lingkungannya harus terus dijaga,” ujar Tato dalam keterangannya.
Menurut dia, lingkungan pelabuhan yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mendukung keselamatan pelayaran dan meningkatkan kualitas kawasan maritim.
Kegiatan karya bakti tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir. Selain membersihkan sampah di area pelabuhan, personel gabungan turut mengedukasi masyarakat mengenai dampak pencemaran laut terhadap ekosistem dan aktivitas perikanan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir,” kata Tato.
Kawasan pesisir dan pelabuhan di sejumlah daerah Indonesia masih menghadapi persoalan sampah laut dan pencemaran lingkungan akibat aktivitas domestik maupun industri. Kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kualitas perairan, kesehatan ekosistem laut, hingga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir seperti perikanan dan transportasi laut.
Dari sisi sosial, kegiatan gotong royong lintas instansi dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan maritim secara bersama-sama.
Lanal Tegal menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir, memperkuat budaya peduli laut, serta menciptakan kawasan pelabuhan yang bersih, aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan.
