Satu Suara Bangsa

Zulhas Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Berperan sebagai Offtaker dan Infrastruktur Distribusi Pemerintah

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

24 Jul 2026, 18.07

Diperbarui: 24 Jul 2026, 18.07

Zulhas Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Berperan sebagai Offtaker dan Infrastruktur Distribusi Pemerintah
Dokumentasi Satu Suara Bangsa — Zulhas Tegaskan Koperasi Desa Merah Putih Berperan sebagai Offtaker dan Infrastruktur Distribusi Pemerintah
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukanlah supermarket, melainkan bagian dari infrastruktur pemerintah di tingkat desa yang berfungsi memperkuat distribusi program pemerintah sekaligus menjadi offtaker atau pembeli hasil produksi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026), yang membahas penguatan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam mendukung pembangunan ekonomi desa.

"Tadi memperkuat koperasi itu kan. Satu, Kopdes itu yang salah paham banyak, dianggap seperti supermarket, padahal koperasi itu. Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah, dua sebagai offtaker," ujar Zulhas.

Menurutnya, sebagai infrastruktur pemerintah, KDKMP akan menjadi salah satu simpul distribusi berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial maupun barang bersubsidi. Dengan keberadaan koperasi di setiap desa dan kelurahan, proses distribusi diharapkan menjadi lebih terorganisasi, tepat sasaran, dan mudah dijangkau masyarakat.

"Infrastruktur pemerintah itu apa? Bantuan-bantuan, bansos, barang-barang subsidi, itu harus melalui Kopdes nanti. Sehingga jelas, karena tiap desa ada," jelasnya.

Selain menjalankan fungsi distribusi, KDKMP juga akan berperan sebagai offtaker yang menyerap hasil produksi petani ketika harga komoditas berada di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah. Mekanisme ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian pasar bagi para petani.

"Dua, dia sebagai offtaker. Itu kalau harga gabahnya di bawah standar yang kita tentukan, maka koperasi bisa take over, beli gabah, jagung, dan lain-lain," kata Zulhas.

Melalui peran tersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi penghubung antara petani, masyarakat, dan pemerintah. Selain menyerap hasil panen, koperasi juga diharapkan mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan berbagai program strategis pemerintah hingga ke tingkat desa.

Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui kelembagaan koperasi. Dengan mengoptimalkan fungsi sebagai pusat distribusi dan penyerap hasil produksi, pemerintah berharap koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga stabilitas harga pangan, memperlancar penyaluran bantuan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait