Wamtrans: Sawit Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Kawasan Transmigrasi
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 1 Agu 2026, 09.56

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan paradigma pembangunan kawasan transmigrasi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada perpindahan penduduk, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat transmigran maupun masyarakat lokal yang hidup berdampingan.
Menurutnya, sektor kelapa sawit telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan transmigrasi, terutama di sejumlah provinsi seperti Kalimantan Selatan, Riau, dan Jambi. Keberadaan perkebunan sawit dinilai mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi daerah, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Viva menjelaskan bahwa pengembangan kawasan transmigrasi ke depan akan dilakukan secara lebih terintegrasi dengan memperhatikan potensi unggulan di setiap wilayah. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga berkembang sebagai pusat produksi, investasi, dan kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Transformasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Transmigrasi yang mendorong pembangunan kawasan berbasis potensi ekonomi lokal, sehingga mampu menarik investasi, membuka lebih banyak peluang usaha, serta memperkuat daya saing daerah.
Pemerintah menilai pengembangan sektor sawit di kawasan transmigrasi perlu terus diiringi dengan tata kelola yang berkelanjutan, peningkatan produktivitas, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, kawasan transmigrasi diharapkan semakin berkontribusi terhadap pemerataan pembangunan, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Bank Mandiri Klarifikasi Pemblokiran Rekening AMPB Tegaskan Kepatuhan Prosedur Hukum dan Layanan Nasabah
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan penjelasan resmi terkait langkah pemblokiran rekening milik koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Indonesia-Jerman Percepat Investasi EBT dan Jaringan Listrik
JAKARTA, 19 AGUSTUS 2026 — Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama untuk mempercepat investasi energi baru dan terbarukan (EBT) serta modernisasi jaringan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari

Alokasi Dana Desa Rp77 Triliun Ditargetkan Perkuat Pengembangan Kopdes
JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memproyeksikan alokasi Dana Desa mencapai Rp77 triliun pada tahun anggaran 2027 guna mempercepat transformasi ekonomi dan penguatan kapasitas usaha Koperasi Desa (Kopdes) M
