Wamensos Terima Audiensi Tokoh Otsus Papua, Program Sekolah Rakyat Diperkuat untuk Tekan Kemiskinan
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.58

JAKARTA, 30 April 2026 — Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi Anggota Komite Eksekutif Pembangunan Otonomi Khusus Papua Ari Sihasale dan Nia Sihasale Zulkarnaen di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (30/4/2026), guna membahas penguatan program Sekolah Rakyat sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan di Papua.
Dalam pertemuan tersebut, Ari Sihasale menyampaikan pengalaman langsung saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 75 di Papua. Ia menggambarkan antusiasme dan haru para siswa yang kini mendapatkan akses pendidikan layak. “Ketika kami berada di SRT 75 Papua, kami berbincang dengan mereka, ada yang sampai menangis karena terharu bisa bersekolah di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Senada, Nia Sihasale Zulkarnaen menuturkan perubahan signifikan yang dirasakan siswa, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan. “Ini baju dalam juga dikasih,” ucapnya menirukan cerita salah satu siswa, seraya menambahkan bahwa anak-anak bahkan berharap kunjungan Presiden ke sekolah mereka.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi kemiskinan struktural melalui pendekatan terintegrasi. “Anak-anaknya disekolahkan, orangtuanya diberdayakan, bahkan rumahnya dibangun,” kata Agus Jabo.
Ia menyebut program ini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mencakup pemberdayaan keluarga dan perbaikan hunian. Agus Jabo mencontohkan kisah seorang siswa di Makassar yang mendapatkan bantuan pembangunan rumah melalui skema filantropi. “Sekolah Rakyat ini menjadi jembatan emas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus Jabo menjelaskan bahwa Kementerian Sosial juga menyediakan fasilitas rehabilitasi melalui sentra sosial bagi siswa dengan kebutuhan khusus. “Saat anak-anak ada yang membutuhkan penanganan khusus, bisa dilakukan rehabilitasi dahulu lalu kembali bersekolah,” jelasnya.
Program Sekolah Rakyat hadir sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan, terutama di wilayah tertinggal seperti Papua. Selama ini, keterbatasan akses, fasilitas, dan kondisi ekonomi menjadi hambatan utama anak-anak untuk mengenyam pendidikan.
Saat ini, terdapat enam Sekolah Rakyat rintisan di Papua, yakni SRMA 29 Jayapura, SRT 75 Jayapura, SRMA 41 Biak Numfor, SRMA 42 Sami, SRT 77 Merauke, dan SRT 78 Mimika. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.
Dari sisi dampak, program ini dinilai berpotensi mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua serta menekan angka kemiskinan antargenerasi. Pendekatan terpadu antara pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan perbaikan hunian menjadi model intervensi sosial yang lebih komprehensif.
Di akhir pertemuan, Ari Sihasale menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan program tersebut di Papua, termasuk di wilayah terpencil. “Kami siap ikut, ke pegunungan pun kami siap,” tegasnya.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan terus memperluas cakupan Sekolah Rakyat serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan program berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak anak di daerah tertinggal.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
