Wamendagri Bima Arya Resmikan Gedung SPPG Bataraguru Dukung Peningkatan Gizi Anak Bangsa
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.55

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan dua target utama yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yaitu peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan saat meresmikan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bataraguru di Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Sabtu (1/11/2025). Menurutnya, program MBG bukan hanya soal penyediaan makanan gratis, melainkan juga investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Bima Arya menjelaskan, program MBG dirancang untuk memastikan seluruh anak Indonesia, terutama dari keluarga prasejahtera, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. “Anak-anak muda, generasi masa depan, gen X, gen Z, dan gen Alpha, semuanya gizinya harus oke. Jadi, nomor satu adalah kesehatan,” ujarnya. Ia menambahkan, generasi muda yang sehat dan kuat merupakan modal penting menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus kunci keberhasilan dalam memanfaatkan bonus demografi.
Selain aspek kesehatan, program MBG juga diarahkan untuk mendorong kesejahteraan ekonomi lokal. Dalam implementasinya, Bima meminta agar petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM dilibatkan sebagai penyedia bahan pangan bergizi. Dengan demikian, program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah pelaksanaan. “Peternak, pengusaha lokal, UMKM itu menjadi pemain utama di sini, bukan penonton,” tegasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal, Bima Arya menginstruksikan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) yang menjadi perpanjangan tangan Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antarpihak agar tidak terjadi miskomunikasi yang dapat menghambat jalannya program. “Berkoordinasi, bersinergi, berkolaborasi dengan teman-teman di BGN dan KPPG di sini. Jangan sampai ada miskoordinasi,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Wamendagri juga menyoroti pentingnya standar keamanan dan higienitas pangan, terutama di sekolah-sekolah penerima manfaat. Ia berharap pelaksanaan MBG di Kota Baubau dapat mencapai target zero accident, yakni tanpa ada kasus keracunan atau pelanggaran standar keamanan makanan. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kita resmikan SPPG Bataraguru Wolio di Kota Baubau ini, semoga menjadi berkah dan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, serta Koordinator Wilayah Satgas MBG Kadin Indonesia Desi Ariyanti. Momentum ini menegaskan komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
