Satu Suara Bangsa

TNI Kibarkan Kembali Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman Jelang HUT ke-81 RI

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

16 Agu 2026, 22.43

Diperbarui: 16 Agu 2026, 22.43

TNI Kibarkan Kembali Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman Jelang HUT ke-81 RI
Dokumentasi Satu Suara Bangsa TNI Kibarkan Kembali Merah Putih di Masjid Raya Baiturrahman Jelang HUT ke-81 RI
BANDA ACEH, 16 AGUSTUS 2026 — Kodim 0101/Kota Banda Aceh bersama sejumlah unsur TNI mengibarkan kembali Bendera Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (16/8/2026). Pengibaran dilakukan setelah sebelumnya terjadi insiden penurunan Bendera Merah Putih di kawasan tersebut pada Sabtu (15/8/2026).

Insiden sehari sebelumnya berlangsung dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Damai Aceh ke-21 dan sempat menimbulkan ketegangan di sekitar kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Pengibaran kembali Merah Putih dipimpin Kepala Staf Kodim 0101/Kota Banda Aceh Letkol Inf Muhsin dengan melibatkan personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Yonif 112/DJ, Yon Armed 17/RC, serta Yon Zipur 16/Dhika Anoraga.

Merah Putih Kembali Berkibar

Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin serta Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Aprilizar.

Pengibaran kembali dilakukan sehari menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Momentum tersebut sekaligus menegaskan penghormatan terhadap Bendera Merah Putih sebagai simbol negara.

Kehadiran personel dari sejumlah satuan TNI juga diarahkan untuk membantu menjaga situasi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman tetap aman dan tertib setelah kejadian sehari sebelumnya.

Masjid Raya Baiturrahman Miliki Nilai Historis

Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu bangunan bersejarah sekaligus ikon religius Aceh. Kawasan tersebut juga menjadi ruang publik yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Banda Aceh.

Karena itu, pengibaran kembali Bendera Merah Putih tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong suasana damai dan kondusif.

Perbedaan pandangan dan penyampaian aspirasi diharapkan tetap dilakukan dengan menghormati ketentuan hukum, ketertiban umum, serta simbol-simbol negara.

Momentum Perkuat Persatuan dan Kedamaian

Pengibaran Merah Putih menjelang 17 Agustus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman pandangan masyarakat.

Momentum tersebut juga bertepatan dengan suasana setelah peringatan Hari Damai Aceh ke-21, sehingga stabilitas, dialog, dan penghormatan terhadap perdamaian menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat Aceh.

Dengan kembali berkibarnya Bendera Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman, seluruh unsur masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga Banda Aceh tetap aman, damai, dan kondusif, sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam semangat persatuan dan kebersamaan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait